Advertisement

Hotel Bintang Tiga Dibangun di Waterboom Coconut Island, Ini Reaksi Ulama Pandeglang

Pandeglang —Rabu, 7 April 2021 21:08 WIB
Editor: Yayat
    Bagikan:  
Hotel Bintang Tiga Dibangun di Waterboom Coconut Island, Ini Reaksi Ulama Pandeglang
Ulama Caringin bertemu dengan Ketua DPRD Pandeglang Tb. Udi Juhdi (ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID-- Kawasan Waterboom Coconut Island, di Pandeglang nantinya akan dibangun hotel bergengsi bintang 3.

Hotel itu dibangun untuk lebih memanjakan para wisatawan yang berlibur ke destinasi itu.

Namun ternyata, pembangunan hotel itu tidak disetujui semua pihak, termasuk tokoh ulama asal Caringin, Pandeglang.

Mereka menolak keras rencana pembangunan hotel bintang 3 itu karena berasalan, keberadaan bangunan itu nantinya malah akan menimbulkan kemaksiatan bagi warga sekitar.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Quran Syihabudin bin Ma'mun Caringin, Tubagus Ma'mun mengatakan, pihak investor yang datang pada 2014 lalu hanya meminta izin kepada masyarakat sekitat untuk pembangunan waterpark, bukan membangun hotel berbintang 3 itu.

"Sosialisasi waktu itu hanya minta persetujuan untuk waterboom, enggak ada bahasa untuk pembangunan hotel atau penginapan," katanya kepada wartawan di Pandeglang, Banten, Rabu (7/4/2021).

Bahkan kata Tubagus, warga sendiri kini merasa tertipu oleh pihak investor.

Karena, saat ini dikawasan waterboom itu sudah berdiri penginapan berupa cottage yang tak pernah disampaikan rencana pembangunannya kepada warga sekitar.

"Desa Caringin itu wisata ziarah, ada makam aulia di sini Syekh Asnawi. Kalau ada penginapan walaupun cottage bahkan sampai ke hotel bintang 3, kami khawatir nantinya akan menimbulkan kemaksiatan," ucapnya.

Tugabus mengaku, sudah menyampaikan kegelisahan ini kepada Ketua DPRD Pandeglang Tb. Udi Juhdi minggu kemarin. Mereka berharap legislatif bisa mendorong penolakan warga dan menggagalkan rencana pembangunan hotel bintang 3 tersebut.

[page-pagination]

"Kami minta DPRD dan pemerintah supaya tidak meloloskan izin apapun untuk hotel dan cottage di sini. Kami khawatir nantinya keberadaan tempat ini malah mengurangi keagungan dan keluhuran makam Syekh Asnawi Caringin," tuturnya.

Kepala Desa Caringin Ade M Sufi menambahkan, pihaknya selama ini tidak pernah memberikan izin untuk pembangunan cottage ataupun hotel bintang 3 yang saat sedang digarap pihak Coconut Island. Ia menegaskan, saat itu warga hanya hadir dalam sosialiasi bersama pengusaha untuk pembangunan waterboom.

"Kami merasa tertipu dengan adanya sosialisasi waktu itu. Warga di sini juga hanya membubuhkan tanda tangan untuk kehadiran dan bukan digunakan untuk perizinan. Makanya, saya pernah minta arsip izin CCI, tapi tidak pernah dikasih," akunya.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Pandeglang Tb. Udi Juhdi mengaku segera menindaklanjuti keluhan warga Caringin tersebut. Dewan rencananya akan memanggil dinas terkait untuk melihat kelengkapan proses perizinannya.

"Aspirasi warga Caringin sudab kami terima dan akan djtindaklanjuti. Sekarang saya sedang mengkaji pembangunan hotel itu, karena yang kami tahu perizinan hanya untuk waterboom," pungkasnya. (Yusuf Permana/Yy)

Editor: Yayat
    Bagikan:  

Berita Terkait