Advertisement

Cek Ketersediaan Pangan Selama Ramadan, DPRD Sidak Perum Bulog Lebak-Pandeglang

Lebak —Rabu, 7 April 2021 17:41 WIB
Editor: Yayat
    Bagikan:  
Cek Ketersediaan Pangan Selama Ramadan, DPRD Sidak Perum Bulog Lebak-Pandeglang
Anggota Komisi III DPRD Lebak sidak ke gudang Bulog Subdirve Lebak-Pandeglang. (yusuf)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID-- Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Perum Bulog Subdirve Lebak-Pandeglang yang berada di Jalan Raya Pandeglang Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (7/4/2021).

Usut punya usut, mereka sengaja melakukan sidak untuk mengecek ketersediaan bahan pangan menjelang bulan Puasa dan Idul fitri nanti untuk wilayah Kabupaten Lebak-Pandeglang pada gudang milik Perum Bulog itu.

"Hari ini kami dari Komisi III melakukan Sidak untuk memastikan bahan pangan aman selama bulan puasa dan Idul Fitri, " kata Wakil Komisi III DPRD lebak Acep Dimyati.

Menurutnya, inspeksi dilakukan untuk memantau sejauh mana kesiapan Bulog menghadapi bulan puasa ramadhan sekaligus untuk memastikan kualuitas beras yang disalurkan oleh Bulog kepada masyarakat benar-benar layak konsumsi.

"Tujuan sidak ini kan untuk memastikan bahan pangan aman itu aman, sehingga tidak menyebabkan permasalahan seperti kelangkaan, bahkan kenaikan bahan pangan menjelang bulan suci itu, " kata Acep.

Acep menuturkan, dalam sidak tersebut pihaknya mendapatkan laporan bahwa untuk ketersediaan beras di Perum Bulog ini mencapai 2500 Ton beras, dan gula pasir sebanyak 150 Ton. Ketersediaan tersebut dinilai aman untuk bulan puasa dan Idul fitri nanti.

"Berdasarkan laporan dari Plt Kepala Bulog pasokan beras pada bulan puasa dan lebaran nanti. Hal itu berdasarkan pengalaman pada tahun lalu, yakni dengan jumlah 2500 ton beras akan aman," tuturnya.

Dirinya berharap, agar pihak Bulog sendiri memastikan ketersediaan bahan pangan sehingga tidak ada kelangkaan yang menyebabkan kenaikan harga dipasaran.

"Harpa pastikan ketersediaan bahan pangan, jangan sampai adanya kelangkaan dan lonjakan bahan pangan, khususnya dimasa Pandemi Covid-19 ini dimana ekonomi masyarakat masih sulit, " pungkasnya. (Yusuf Permana/Yy)


Editor: Yayat
    Bagikan:  

Berita Terkait