Advertisement

Orang Tua Korban Ungkap Perubahan Sikap Anak Tuna Rungu Pasca Dianiaya Tukang Tambal Ban di Pamulang

Crime —Selasa, 6 April 2021 17:52 WIB
Editor: Rijal
    Bagikan:  
Orang Tua Korban Ungkap Perubahan Sikap Anak Tuna Rungu Pasca Dianiaya Tukang Tambal Ban di Pamulang
Yudi Nugroho bersama istrinya menunjukkan foto laporan kepolisian terkait penganiayaan anaknya tunarungu. (Ridsha)

TANGSEL, POSKOTA.CO.ID-- Orang tua korban penganiayaan, Yudi Nugroho mengaku putranya ada perubahan sikap pasca dianiaya tukang tambal ban.

Korbannya adalah anak tunarungu ERN (13) yang menjadi korban penganiayaan di wilayah Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.

Yudi menuturkan, pasca kejadian penganiayaan Kamis (18/3/2021), sekira pukul 16.30 WIB, mengalami traumatik.

Bahkan, dia melanjutkan, putranya memukul tembok seperti meluapkan kekesalan dan pernah memukul adik kandungnya sendiri.

"Karena setelah kejadian pemukulan itu anak saya mukulin adiknya. Kemudian anak saya itu pengen meluapkan amarahnya dengan memukuli tembok," ujarnya, Selasa (6/4/2021).

Di sisi lain, Yudi menuturkan, hasil visum dari anaknya juga tak kunjung keluar.

Dia menyebut, sudah sekitar dua pekan putranya dilakukan visum di RSUD Tangerang Selatan.

"Visum enggak ada kejelasan. Sudah dua minggu putra saya divisum didampingi pihak Polsek Pamulang. Saya sudah tanyakan ke pihak polsek responsnya cukup lama," tuturnya.

[page-pagination]

Dia berharap, kasus penganiayaan yang dialami putranya bisa segera cepat diproses hukum bagi pelakunya. Sebab pelaku masih berada di rumahnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang anak tunarungu ERN (13) menjadi korban penganiayaan di wilayah Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.

Bapak korban Yudi Nugroho membenarkan kejadian yang menimpa anaknya itu. Dia menyebut, terduga pelakunya adalah seorang tukang tambal ban.

"Iyak benar kejadiannya tanggal 18 Maret 2021 di hari Kamis sekira pukul 16.30 WIB. Saya sudah buat laporan juga ke Polsek Pamulang," ujarnya ditemui Poskota di lokasi, Selasa (6/4/2021).

Yudi mengaku, mulanya mengetahui anaknya dianiaya dari tetangganya yang menyaksikan langsung peristiwa penganiayaan itu.

Dia menuturkan, dari keterangan saksi bahwa putranya dijewer, wajahnya bagian pipi dipukul, ditonjok bagian perut.

"Dari keterangan saksi bahkan sampai anak saya ditendang bagian kaki dan diinjak tulang ekor. Jadi pertama dijewer lalu ditonjok sampai jatuh dan baru diinjak," ungkapnya. (Ridsha Vimanda Nasution/krj)

Editor: Rijal
    Bagikan:  

Berita Terkait