Advertisement

Membenahi 'Belakang' Destinasi Wisata Menjadi PR Besar Satgas Toilet Indonesia Provinsi Banten

Nasional —Selasa, 6 April 2021 16:02 WIB
Editor: Rijal
    Bagikan:  
 Membenahi 'Belakang' Destinasi Wisata Menjadi PR Besar Satgas Toilet Indonesia Provinsi Banten
Ketua Satgas Toilet Indonesia (STI) Provinsi Banten, Pujiyanto. (Luthfi)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Sejak ditunjuk oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno sebagai komandan Satgas Toilet Indonesia (STI) Provinsi Banten beberapa waktu lalu, Pujiyanto mengaku banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus segera diselesaikan untuk mentata 'belakang' destinasi wisata itu.

Ditemui seusai dialog publik bersama Menparekraf, Selasa (6/4/2021), politisi Nasdem ini mengatakan dirinya mencoba untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan.

"Ternyata memang dari seluruh objek destinasi wisata di Banten masih terdapat toilet yang belum layak fungsi, dan belum layak untuk masyarakat penyadang disabilitas," katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, kemarin dirinya memohon kepada pemerintah pusat untuk memperioritaskan terlebih dahulu kepada sektor keberesihannya, lewat gerakan keberesihan toilet di seluruh desrinasi wisata di Banten.

"Selanjutnya adalah melakukan renovasi untuk membangin toilet yang layak untuk masyarakat penyandang disabilitas," tambahnya.

Ketua komisi II DPRD Kota Serang ini mengaku hal yang paling utama dalam waktu dekat akan dilakukan adalah melakukan gerakan keberesihan di seluruh destinasi wisata skala prioritas di Banten, yakni destinasi wisata religi.

[page-pagination]

"Kami akan coba nanti ke Banten lama, lalu ke Syekh Asnawi Caringin dan Syekh Mansur Cikaduen untuk bersih-bersih," ucapnya.

Selain itu, STI Banten juga akan mensosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga keberesihan tempat wisata, khususnya toilet umum.

"Konsepnya, kami melibatkan seluruh elmen masyarakat, rekan-rekan organsiasi sosial dan kepemudaan, untuk bersama-sama mensosialsiasikan dan terjun langsung ke lapangan," ujarnya.

Menurut Puji, untuk saat ini anggaran bersih-bersih itu masih berasal dari swadaya. Untuk kedepannya, seperti kegiatan pembangunan MCK yang layak disabilitas, perempuan dan anak, pihaknya akan bekerjasama dengan pemeritnah daerah dan nanti pemerintah daerah memberikan sebuah solusi dari dana hibah ataupun dana CSR yang ada di Banten.

[page-pagination]

"Jadi kami memang sudah punya desain sendiri seperti apa sih bentuk toilet yang kita tawarkan untuk masyarakat di seluruh objek wisata. Satu tempat wisata rencananya ada 3-5 toilet," tuturnya.

Adapun cara perawatannya, lanjut Puji, dirinya bersama-sama elemen masyarakat lainnya akan menjaga kebersihan toilet itu.

"Kan ditempat-tempat wisata itu banyak pengusaha MCK. Maka kita akan bekerjasama melakukan penekanan kepada mereka untuk betul-betul menjaga kebersihan, supaya para wisatawan yang akan datang merasa nyaman," tutupnya. (Luthfillah/krj)

Editor: Rijal
    Bagikan:  

Berita Terkait