Advertisement

Aksi Koboi Jalanan Teror ke Masyarakat

Opini —Sabtu, 3 April 2021 07:56 WIB
Editor: Rijal
    Bagikan:  
Aksi Koboi Jalanan Teror ke Masyarakat
Pengendara Fortuner todongkan pistol ke warga. (Instagram/@berbagiinfo_news)

AKSI koboi jalanan kembali mengusik ketentraman warga. Seorang pria pengendara mobil dalam video yang viral menodongkan senjata api ke warga dan pendendara motor di perempatan Jalan Balaidewa, Banjir Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (2/4) dini hari. Aksi koboi jalanan ini sama juga teror ke masyarakat karena pelaku menodongkan ke arah warga.

Dalam video tersebut seorang pria berkacamata pengemudi mobil Fortuner hitam berplat B 1673 SJV mengacungkan senjata api berwarna hitam.

"Gua jalan aja, ya, ya,” kata pengendara mobil sambil menodongkan senjata apinya ke arah kerumunan warga.

“Ya, udah jalan aja, Pak,” sahut warga yang menolong korban yang ditabrak oleh pengemudi Fortuner yang arogan itu.

“Ya, udah cabut sana, cepat cabut, entar berurusan sama polisi langsung, kita foto plat mobilnya, kita viralkan,” teriak warga lain disekitar situ.
“Viralin, viralin, viralin,” teriaknya lagi.

[page-pagination]

Kronologis aksi koboi jalanan itu yang beredar di media sosial bermula pengendara mobil Fortuner menabrak pengendara motor yang dikendarai oleh seorang perempuan setelah menyerobot lampu merah.

Warga yang melihat kejadian itu meminta kepada pengendara Fortuner yang belakangan diketahui berinisial MFA untuk menepi dan menyelesaikan persoalannya. Tetapi bukannya menyelesaikan permasalahan. Malah pengemudi itu dengan sombongnya mengeluarkan sepucuk senjata api untuk menakut-nakuti warga.

Sebenarnya hal itu tidak perlu terjadi andai pengemudi Fortuner itu mau turun dan melihat kondisi korban yang ditabraknya.

Toh dalam video yang beredar itu kondisi wanita pengemudi motor maupun rekan wanitanya yang dibonceng tidak terluka dan dia bisa melanjutkan perjalanannya.

Apresiasi patut kita berikan kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya yang langsung membentuk tim yang melibatkan Ditlantas dan Jatanras.

Ditlantas untuk menangani kecelakaannya sedang Jatanras menangani kejahatannya yakni penggunaan senjata api.

Dalam waktu singkat MFA berhasil ditangkap. Pemuda berkuncir ini diamankan di parkiran sebuah mal di Jakarta Selatan setelah pihak kepolisian sebelumnya mendatangi kediaman orang tuanya di Patal Senayan.

[page-pagination]

Aksi koboi jalanan ini bukan sekali ini saja terjadi. Sebelumnya seorang pengendara mobil Lamborghini di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, juga menodongkan pistol kepada dua pelajar. Padahal masalahnya cuman sepele.

Pengemudi Lamborghini yang diketahui bernama Abdul tak suka dengan pujian dari kedua pelajar yang memuji mobil sport tersebut sangat hebat.

Tindakan pengendara yang mengacungkan senjata api ini muncul ketika ia mempunyai senjata api.

Ia merasa memiliki perasaan perkasa atau powerfull. Jadi kebanyakan pemilik senjata api memiliki perasaan yang sangat perkasa.

Akan menjadi sangat berbahaya apabila pemilik senjata api mempunyai emosi yang buruk apalagi dipengaruhi narkoba atau miras. Kita masih ingat bagaimana seorang oknum polisi dari Polsek Kalideras yang menghabisi empat karyawan kafe dengan pistolnya.

Belajar dari kasus pengendara Fortuner ini ada baiknya pemberian Ijin kepemilikan senjata api maupun air softgun harus lebih diperketat. Jangan gampang mengeluarkan surat ijin.

Pemohon harus menjalani psikotest untuk mengetahui tingkat emosionalnya. (winoto)

Editor: Rijal
    Bagikan:  

Berita Terkait