Takut Tertular Covid-19 di Posko Pengungsian, Warga Korban Banjir di Tangerang Pilih Bertahan di Rumah

Tangerang —Selasa, 23 Februari 2021 20:32 WIB
    Bagikan:  
Takut Tertular Covid-19 di Posko Pengungsian, Warga Korban Banjir di Tangerang Pilih Bertahan di Rumah
Maria Magdalena, warga RW 008, Kecamatan Periuk - toga

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID-- Sejumlah warga memilih menetap di rumahnya yang terendam banjir setinggi 3,5 meter di RW 008, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten.

Maria Magdalena (60), warga 008 Kelurahan Periuk, Kota Tangerang, mengaku bertahan di rumah bersama suaminya sejak banjir pertama melanda pemukimannya pada Sabtu (20/2/2021).

"Saya di sini dari Sabtu minggu kemarin. Di sini sama suami, berdua aja. Banjir tertinggi kayanya kemarin ya, sekitar 3,5 meter," ujar Maria, Selasa (23/2/2021).

Maria mengatakan, dirinya memilih bertahan di rumah dan tidak mengungsi ke posko lantaran takut tertular Covid-19.

"kerumunan di tempat evakuasi memungkinkan adanya penyebaran Covid-19. Sama anak-anak saya juga enggak boleh, jadinya ya di sini saja," katanya.

Maria menjelaskan hingga saat ini dirinya belum mendapatkan bantuan makanan dari pemerintah. Dirinya mengaku untuk kebutuhan makan sehari-hari hanya makan nasi dengan kecap.

"Sampai tadi pagi, saya enggak pernah dapat makanan atau logistik gitu dari pemerintah. Tadi itu yang ngasih polisi, kalau enggak salah," jelasnya.

Sementara Camat Periuk, Maryono mengatakan kondisi banjir yang merendam pemukiman warga sudah mulai surut.

"Kondisi air surutnya baru sekitar 1 meter (dari 4 meter). Dinas PUPR yang sudah hari ini memasang jembatan apung sebagai jembatan bagi warga yang mau mengakses ke rumahnya masing masing," katanya. (toga)

Editor: Yayat
    Bagikan:  

Berita Terkait