DPUPR Kota Tangerang Klaim Amblesnya Trotoar Rp 3,7 Miliar Disebabkan Rusaknya Saluran Air

Senin, 26 September 2022 13:56 WIB

Share
Trotoar rusak dengan anggaran Rp3,7 Miliar yang dikerjakan tahun 2021. (Iqbal)
Trotoar rusak dengan anggaran Rp3,7 Miliar yang dikerjakan tahun 2021. (Iqbal)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tangerang mengklaim amblesnya trotoar senilai Rp 3,7 miliar disebabkan adanya kelongsoran pada saluran air yang ada dibawahnya. Hal tersebut diungkapkan Kadis PUPR Ruta Ireng Wicaksono. 

Untuk diketahui longsornya trotoar yang dibangun DPUPR pada tahun anggaran 2021 ini menuai banyak polemik. Bagaimana tidak, pekerjaan yang menelan anggaran luar biasa tersebut baru satu tahun dibangun. 

Namun, kerusakan kembali terjadi pada trotoar yang memiliki konsep 3 dimensi tersebut. 

"Di bagian bawahnya trotoar jadi di bawah trotoar itu ada lapisan tanah, di bawah lapisan tanah ada tutup saluran, nah tutup saluran itu berdiri di atas salurannya. Pasangan batu kali. Pasangan batu kali ini yang longsor itu," kata Ruta saat dikonfirmasi, Senin (26/9/2022). 

 

Menurut dia kelongsoran yang terjadi juga disebabkan adanya air yang menggenang saat hujan deras melanda Kota Tangerang. 

"Jadi karena rembesan air, terus kalau gak salah saya kemarin dapat laporan dari warga disitu kan ada kantin ya, kantin itu sempat banjir, sempat tertahan airnya banyak gitunya penuh walau tidak sampai keluar, tapi airnya di situ penuh kemudian turun," ujarnya. 

"Nah ketika airnya turun itu kan tadinya kalau ada airnya kan keteken tuh dindingnya, ketika airnya turunkan jadi nurun balik. Nah itu yang jadi longsor. Gitu sih. Artinya dia ada tekanan balik dari tanahnya, kurang lebih begitu," tambah Ruta. 

Kata Ruta saat dilakukan pembangunan vaping blok tersebut terdiri dari beberapa lapisan. Dan kerusakan yang terjadi menurutnya disebabkan oleh pekerjaan saluran air yang sudan ada sejak lama. 

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar