Mantap ! Gebyar Kemerdekaan dan Menyambut HUT Banten, Pemprov Banten Hapus Denda PKB, BBNKB dan Mutasi Kendaraan

Kamis, 18 Agustus 2022 20:48 WIB

Share
Mantap ! Gebyar Kemerdekaan dan Menyambut HUT Banten, Pemprov Banten Hapus Denda PKB, BBNKB dan Mutasi Kendaraan
Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat memberikan sambutan pada acara penghapusan denda PKB, bebas pokok dan denda BBNKB II, dan Pengurangan pokok PKB 20 persen untuk kendaraan mutasi masuk dari luar Provinsi. (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar meluncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), bebas pokok dan denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor II (BBNKB), dan Pengurangan pokok PKB 20 persen untuk kendaraan mutasi masuk dari luar Provinsi. Program ini berlangsung mulai 18 Agustus hingga 31 Desember 2022.

Kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur Banten Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pengurangan Pokok dan/atau Penghapusan Sanksi Administratif Berupa Denda Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Penyerahan Kedua dan Seterusnya, dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor. 

Al Muktabar mengatakan, penghapusan denda pajak merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan stimulan dan meringankan bagi wajib pajak. 

"Melalui langkah ini diharapkan wajib pajak antusias melaksanakan kewajibannya dalam membayar pajak," kata Al Muktabar usai meluncurkan penghapusan denda PKB, bebas pokok dan denda BBNKB II, dan Pengurangan pokok PKB 20 persen untuk kendaraan mutasi masuk dari luar Provinsi, Kamis (18/8/2022). 

 

"Bahwa itu salah satu ikhtiar kita merawat wajib pajak. Dari berbagai penghapusan denda tadi, tentu meringankan bagi wajib pajak," tambahnya. 

Dikatakan, dengan adanya penghapusan denda pajak ini diharapkan dapat mendorong percepatan dalam meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) nantinya. 

"Pendapatan pajak kendaraan bermotor, dari data dapat kita perhitungkan. Itu menjadi estimasi kita dalam menetapkan PAD di dalam perencanaan APBD," katanya. 

Selain itu, Al Muktabar mengungkapkan hingga saat ini kepatuhan wajib pajak dalam perkembangannya cukup patuh. Hal itu terlihat dari progres PAD yang berlangsung baik. Dari berbagai sumber pendapatan yang salah satunya sektor pajak, pendapatan Provinsi Banten berada di tiga besar secara nasional. 

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar