DPRD Kota Tangerang Minta Satpol PP Periksa Izin PT Villa Permata Cibodas

Jumat, 5 Agustus 2022 13:26 WIB

Share
DPRD Kota Tangerang Minta Satpol PP Periksa Izin PT Villa Permata Cibodas
Lokasi pembangunan di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang yang diduga terdapat Makam Ki Buyut Jenggot. (iqbal)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tegas melakukan kroscek ijin pembangunan perumahan di dekat makam Ki Buyut Jenggot. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo. 

Untuk diketahui pembangunan yang dilakukan PT Villa Permata Cibodas ini banyak menuai kontroversi. Pasalnya, masyarakat menganggap terdapat sebuah makam atau petilasan yang berada di lokasi pembangunan tersebut.

Namun demikian saat ini pihak pengembang terus melakukan pekerjaan, meskipun hanya sebatas menyiapkan lahan dan  menurunkan alat berat. Padahal, dalam prosesnya PT Villa Permata Cibodas di klaim belum mengantongi ijin resmi dari Pemkot Tangerang. 

Kata Gatot seharusnya perusahaan tersebut memperhitungkan dampak dari pembangunannya itu. Sebab di sekitar lokasi terdapat diduga makam keramat Ki Buyut Jenggot atau Tubagus Rajasuta yang saat ini tengah diteliti untuk dijadikan cagar budaya.

 

"Selama proses itu (penelitian) itu (diduga makam Ki Buyut Jenggot) dianggap cagar budaya maka harus dijaga tidak boleh dirusak atau diubah statusnya," ujarnya saat dikonfirmasi Poskota, Jumat, (5/8/2022).

Menurut Gatot pihak Pemkoot Tangerang melalui Disbudpar tengah melakukan penelitian bersama dengan Pemprov Banten. Hal tersebut seharusnya menjadi pertimbangan bagi pihak pengembang.

"Terkait makam Ki buyut Jenggot, situs sejarah dan sedang di teliti oleh balai cagar budaya ya jangan sampe ada pengrusakan, kan," ujar Gatot.

"Jangan sampai proses ini (penelitian) berjalan ada pengrusakan atau penyerobotan atau perubahan status ini. Kita harus bijak jangan ada pengurusakan di makam tersebut harus dilindungi secara undang undang," jelasnya.

 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar