Unggah Ujaran Kebencian di Medsos, Warga Cikeusal, Kabupaten Serang Dicokok Tim Siber

Senin, 20 Juni 2022 16:47 WIB

Share
Unggah Ujaran Kebencian di Medsos, Warga Cikeusal, Kabupaten Serang Dicokok Tim Siber
Kabidhumas Kombes Shinto Silitonga didampingi Kasubdit Siber Kompol Wendi Andrianto menunjukkan barang bukti kasus ujaran kebencian. (haryono)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - RM alias Romeo Guiteres (44), warga Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Dicokok Tim Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten.

Tersangka RM diamankan pada Rabu (8/6), lantaran mengunggah ujaran kebencian dan permusuhan diangkat ke publik oleh pelaku melalui akun facebook.

"Ujaran kebencian diangkat melalui akun facebook Romeo Guiterez, pada postingan Sabtu (23/4) pukul 17.38 WIB, Senin (25/4) pukul 15.00 WIB, dan Selasa (26/4) pukul 13.45 WIB yang mendiskreditkan MUI Banten," kata Kabidhumas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga saat ekspose di Mapolda Banten, Senin (20/6/2022).

 

Dijelaskan Shinto, penyidik telah melakukan rangkaian pemeriksaan terhadap empat saksi terutama dari MUI dan tiga ahli baik ahli bahasa, ahli ITE  dan juga ahli hukum. 

Dari rangkaian pemeriksaan saksi dan ahli, penyidik juga telah melakukan penyitaan beberapa barang bukti.

"Dari rangkaian pemeriksaan, penyidik mengamankan beragam barang bukti yaitu screenshoot postingan Facebook, satu unit hp Vivo hitam lengkap dengan simcard, dan satu unit HP Samsung lengkap sim card," jelas Kabidhumas didampingi Kasubdit Siber Kompol Wendi Andrianto.

 

Sementara Kompol Wendy Andrianto menambahkan motivasi tersangka dalam kasus ujaran kebencian lantaran merasa sakit dengan fatwa MUI yang melarang mengaji di trotoar.

"Motifnya tersangka merasa sakit hati dan tersinggung dengan fatwa MUI karena tersangka pernah melakukan pengajian di trotoar,” kata Wendy.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar