Demo Mahasiswa Gerakan Murni! Jokowi Memang Bilang Tak Ada Penundaan Pemilu, Tapi Skenario Jabatan Tiga Periode itu Bisa Terwujud

Minggu, 10 April 2022 15:25 WIB

Share
Demo Mahasiswa Gerakan Murni! Jokowi Memang Bilang Tak Ada Penundaan Pemilu, Tapi Skenario Jabatan Tiga Periode itu Bisa Terwujud
Aksi demo mahasiswa dengan 6 tuntutan.(Foto: Andi Adam)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pengamat politik Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin menilai rencana demo Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia yang akan dilangsungkan pada 11 April 2022 merupakan gerakan mahasiswa murni yang kritis terhadap bangsanya.

Menurutnya, aksi ini merupakan aksi susulan setelah sebelumnya mereka juga menggelar demonstrasi pada 28 Maret lalu yang meminta agar wacana Jokowi tiga periode ditiadakan.

"Itu gerakan mahasiswa murni yang kritis terhadap bangsanya. Wacana Jokowi tiga periode yang dibangun oleh orang-orang di sekeliling Jokowi mendapat respons dari para mahasiswa. Respon itu adalah penolakan atas isu atau wacana tiga periode itu," ujar Ujang Kepada Poskota.co.id, Minggu, (10/4/2022).

Menurut Ujang, Presiden Jokowi memang sudah menegaskan tidak ada penundaan Pemilu. Tapi skenario Jokowi  tiga periode masih memungkinkan untuk diwujudkan.

Ujang menambahkan, bisa saja akan ada skenario agar Jokowi bisa mengikuti Pemilu 2024 dengan perubahan amandemen UUD 1945.

"Walau yang amandemen konstitusi itu MPR. Tapi MPR tak akan amandemen jika tak ada yang menggerakan. Oleh karena itu, alangkah bijaksananya dan alangkah negarawannya, jika Jokowi membuat statemen: "Pada masa pemerintahan saya tak akan ada dan tak boleh ada amandemen konstitusi," jelas Ujang.

Lebih lanjut Ujang menjelaskan, jika hal itu dilakukan oleh Jokowi, maka demonstrasi itu tak akan terjadi. Sayangnya hingga saat ini, Jokowi belum pernah sekalipun berbicara terkait amandemen di depan publik.

"Demonstrasi dijaga dan dilindungi konstitusi. Namun para mahasiswa harus hati-hati. Jangan sampai ada penumpang gelap. Jika negarawan sejati pasti Jokowi berbicara ini dong," katanya. 
(Wanto)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar