Terkuak! Stres Terus-terusan Dibully di Media Sosial, Warga Ciledug yang Tewas Gantung Diri Ternyata Mahasiswa UNJ 

Senin, 14 Maret 2022 12:11 WIB

Share
Terkuak! Stres Terus-terusan Dibully di Media Sosial, Warga Ciledug yang Tewas Gantung Diri Ternyata Mahasiswa UNJ 
Mahasiswa UNJ yang bunuh diri karena stres terus-terusan dibully media sosial akibat kasus pelecehan seksual. (Foto: M.Iqbal)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Terkuak, VM seorang lelaki yang ditemukan tewas tergantung di wilayah Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang merupakan salah seorang mahasiswa di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Dirinya diduga defresi lantaran sempat viral di media sosial.

Diketahui VM pertamakali ditemukan tewas menggantung oleh ayahnya di kediamannya. Saat itu, tidak diketahui ihwal motif dari VM bunuh diri.

Namun belakangan mencuat di media sosial jika VM nekat melalukan aksinya lantaran sempat melakukan pelecehan seksual terhadap beberapa korbannya.

Pihak UNJ melalui Kepala Divisi Media dan Publikasi Humas UNJ membenarkan jika yang bersangkutan merupakan seorang mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin di kampus tersebut.

"Ya benar. Korban adalah salah satu mahasiswa UNJ yang berinisial VM. VM tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Teknik UNJ," terangnya, Senin (14/3/2022).

Atas kejadian yang menimpa VM, pihak kampus mengaku berduka cita. Menurutnya aksi VM dilakukan atas adanya tekanan sosial yang dihadapi.

"Pertama - tama, pihak UNJ turut prihatin dan berduka cita atas meninggalnya VM akibat bunuh diri. Berdasarkan informasi yang didapat, VM melakukan bunuh diri karena berbagai tekanan sosial yang dirasakan korban pada masalah sosial yang dihadapinya," tegasnya.

Namun atas persoalan tersebut, lanjut dia, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian.

"Pihak UNJ sendiri menyerahkan kasus yang terjadi pada pihak kepolisian yang memang berwenang dalam mengusut masalah ini," tegasnya.

Namun saat ditanyakan ihwal apakah terdapat laporan kekerasan seksual, dirinya mengaku sampai saat ini belum menerima adanya laporan tersebut.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar