Kasus Getok Senpi, Pernah Terlibat Narkoba, Pecatan Anggota DPRD dari PDIP ini Mengaku Beli Senjata dari Anggota PMJ 

Kamis, 23 September 2021 22:30 WIB

Share
Eva Emilia, anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang bersama Pabuadi, bekas pecatan anggota DPRD Kota Tangerang dari PDIP karena terlibat narkoba mengadakan jumpa pers menjelaskan insiden yang berujung pada laporan keduanya ke Polres Kota Tangerang.(Foto: M. Iqbal)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Polres Metro Tangerang menegaskan bahwa  penggunaan senjata api harus memiliki izin khusus. Namun Pabuadi, mantan pecatan anggota DPRD Kota Tangerang dari PDIP pada tahun 2016 lantaran terlibat kasus narkoba ini mengaku kalau insiden tersebut terjadi karena refleks lantaran terpojok. 

Kekerasan pada Minggu (20/9/2021) lalu ini menyebabkan Jopi Amir, seorang calo interior mengalami luka sobek di bagian kepala.  Luka tersebut diklaim Jopi lantaran dipukul dengan senpi. 

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Abdul Rachim mengatakan, kepemilikan senjata api diperbolehkan dengan izin khusus. 

“Tentunya pemegang senjata api harus ada  surat izinnya yang dikeluarkan oleh Dirintel,” kata Rachim kepada Poskota.

Namun saat ditanya ihwal penahanan atau pemeriksaan terhadap pelaku, Rachim belum bisa menjawab lebih dalam.

“Laporan Polisi sedang dipelajari dulu. Saya sudah koordinasi dengan Kasat Reskrim,” tuntasnya. 

Sementara itu, Pabuadi, saat jumpa pers pada Kamis (23/9/2021) mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki senpi seperti yang telah dilaporkan Jopi. Namun demikian dirinya mengaku benda tersebut merupakan air soft gun. 

"Enggak ada itu senpi. Ini air soft gun atau tembakan mainan," jelasnya. 

Meski demikian, dirinya tidak menyangkal telah menggunakan senjata miliknya untuk memukul korban. 

"Ia saya saat itu sedang mengantar ibu (Eva) pakai motor. Dan saya mendengar suara teriakan dari dalam. Terus saya ke dalam ibu (Eva Emilia) sudah dipegang tangannya, saya minta dilepaskan, tapi tidak dilepaskan," jelas dia. 

Halaman
1 2 3 4
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler