Bersama 4 Pelaku Lain, Ibu Dua Anak Jadi Otak Penggelapan 31 Mobil Rental  

Rabu, 15 September 2021 17:47 WIB

Share
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus didampingi Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar dan Kasat Reskrim Polres Metro Depok rilis pengungkapan penggelapan 31 mobil rental. (Foto: Angga Pahlevi)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Seorang ibu rumah tangga jadi otak kejahatan kasus penipuan dan penggelapan modus mobil rental diamankan anggota Reskrim Polres Metro Depok. 

Dari hasil penangkapan itu, polisi menyita barang bukti sebanyak 31 unit mobil keluarga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus mengatakan perbuatan pelaku DD (36), ibu rumah tangga menggelapkan mobil rental sebanyak 31 unit mobil setelah dijual kepada orang lain per unit mencapai sekitar Rp. 50 sampai 60 juta.

"Pelaku DD ini berhasil ditangkap di kediamannya Jalan Putri Tunggal  RT. 02/01, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis Kota Depok, Minggu (25/7/2021)," ujarnya didampingi Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregae, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heros dan Kasubag Humas Polres Metro Depok Kompol Supriyadi dalam jumpa pers di lapangan hitam Mapolrestro Depok , Rabu (15/9/2021) sore.

Perwira jebolan Akpol Angkatan 1991 ini mengatakan, modus pelaku DD dengan mengajak keempat pelaku lain yaitu A (30), B (50), bapak mertua dari A, NT (36) dan N alias A (30),menyewa mobil kepada para calon korban rata-rata sebulan.

"Setelah menyewa mobil yang direntalkan kepada pada korbannya, total ada sebanyak 31 unit mobil jenis mobil keluarga tanpa sepengetahuan korban, mobil digadaikan  ke orang lain," katanya.

Kombes Yusri mengungkapkan,   keberhasilan anggota unit Resmob dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heros dan Kanit Resmob AKP Suparno, bermula ketika pelaku DD menyewa mobil Toyota Innova tahun 2016 hitam B 2189 SOK milik pengusaha rental di Depok.

Kemudian, pelaku meminta bantuan dari masing-masing pelaku lain untuk digadaikan ke orang lain.

"Peran dari masing-masing pelaku setelah mengadaikan mobil ke orang lain, pelaku A mendapat keuntungan 10 persen dari harga mobil yang digadaikan seharga Rp. 60 juta," tambahnya.

Pelaku DD ini, lanjut AKBP Yogen, setelah didalami ternyata sebagai pemain spesialis kasus penipuan dan penggelapan mobil rental Jabodetabek.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler