Sedih, Penjualan Hewan Kurban Tahun Ini Sepi, Lebih Parah dari Tahun Sebelumnya 

Selasa, 6 Juli 2021 13:37 WIB

Share
Hewan sapi di sebuah peternakan atau penjualan hewan kurban. (Foto Luthfillah)

SERANG, POSKOTA.CO.ID- Para penjual hewan kurban di sekitar Kota Serang mengeluhkan sepinya pembeli di masa pandemi Covid-19 ini. Bahkan, kondisi tahun ini dinilai lebih parah dari tahun sebelumnya.

"Tahun ini berkurang jauh dari tahun kemarin. Padahal masih dalam situasi yang sama, pandemi Covid-19," kata penjual hewan kurban di kawasan Cipocok Jaya, Kota Serang, Rahman Taufik, Selasa (6/7/2021).

Menurut Rahman, pada tahun kemarin ukuran waktu sekarang biasanya sudah bisa menjual di kisaran 40 ekor sapi atau kerbau.

"Tapi kalau tahun ini baru keluar sekitar 20 ekor sapi atau kerbau," ungkapnya.

Rahman mengungkapkan, tahun ini dirinya menurunkan stok hewan kurban yang dijual di lapaknya. Jika tahun kemarin Rahman menyiapkan 450 ekor domba, 120 ekor kerbau dan 80 sapi, tapi tahun ini lebih sedikit.

"Ngerem dulu lah tahun ini mah. Untuk domba nyetok 200 ekor, sapi dan kerbau 50 ekor," ucapnya.

Rahman mengaku sedih dengan kondisi ini. Bahkan ia memprediksi bakalan sepi sampai lebaran Idul Adha nanti, pasalnya ada penerapan PPKM darurat oleh pemerintah.

"Saya bingung, dengan kondisi PPKM darurat seperti ini. Masalahnya kan ga boleh berkerumun. Pada saat penyembelihan hewan kurban pasti terjadi kerumunan," jelasnya.

Diakui Rahman, seluruh hewan Kurban yang ia jajakan sebagian besar berasal dari luar daerah, seperti domba dari Garut sedangkan kerbau dan sapi dari Jawa.

"Sebenarnya kerbau bisa ngambil dari Serang, tapi nggak bisa jual karena harganya pasti akan jauh lebih mahal," ungkapnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler