Kuli Bangunan, Istri & Anaknya Ngaku Hampir Mati Digebukin 4 Preman, Polisi: Cuma Lebam Doang

Kamis, 22 Juli 2021 20:05 WIB

Share
Sebuah borgol.(ist)

TANGSEL, POSKOTA.CO.ID-Aksi dugaan penganiayaan menimpa seorang pria dan keluarganya yang tinggal di kawasan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Peristiwa tersebut diungkapkan oleh pemilik akun Facebook @Dodi Namina yang mengaku sebagai korban penganiayaan. 

Dalam postingannya, korban Dodi menuliskan bahwa dirinya yang hanya seorang perantau mendapat  kekerasan fisik oleh sejumlah orang tidak dikenal. Diduga, para pelaku adalah sekelompok preman. 

"Saya hanya orang susah.  Kuli bangunan. Semalam  saya dikeroyok 4 orang pribumi yang sedang minum-minum depan kontrakan," ujar Dodi dikutip Poskota, Kamis (22/7/2021).

Masih dalam postingannya, Dodi mengaku  tidak mengetahui alasan pasti mengapa empat orang tersebut mengeroyoknya. 

Mirisnya lagi, dia mengaku, istri dan anaknya juga menjadi korban pengeroyokan tersebut. Bahkan, barang berharga miliknya raib diambil pelaku. 

"Saya hampir mati dikeroyok, dilempar batu, dianiaya dicekik. Tapi saya tidak bisa apa-apa. Bahkan tetangga nggak ada yang berani menolong," ungkapnya.

"Beginikah nasib orang seperti saya dimana letak prikemanusiaan saat ini. Saya tidak punya dana untuk berobat apalagi lapor polisi. Apakah ada yang mau peduli dengan saya ya Allah," sambungnya. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur, AKP Hitler Napitupulu mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban pada Rabu (21/7/2021).

"Yang viral di medsos itu korban penganiayaan. Peristiwanya terjadi saat malam takbiran Idul Adha, tapi korban baru melapor kemarin," ujar Hitler dikonfirmasi Poskota. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler