Telat Ditangani, 4 Warga Lebak Meninggal Dunia Saat Isolasi Mandiri 

Rabu, 21 Juli 2021 16:57 WIB

Share
Juru bicara Satgas Covid-19 Lebak Firman Rahmatullah (Foto: Yusuf Permana)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Tingkat kematian karena Covid-19 di Kabupaten Lebak dalam beberapa waktu terakhir ini terus mengalami peningkatan.

Data terakhir per tanggal 20 Juli 2021, ada 24 warga Lebak yang meninggal dunia karena Covid-19.

Jumlah tersebut menjadi rekor  kematian terbanyak hingga saat ini. Sebelumnya paling banyak hanya mencapai 10 orang saja dalam sehari.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lebak  Firman Rahmatullah mengatakan,  pertanggal 20 Juli kemarin jumlah warga Lebak yang meninggal dunia sendiri telah mencapai 154 orang. 

Kebanyakan warga yang meninggal dunia merupakan mereka yang mengalami gejala berat dan mendapatkan perawatan serius di rumah sakit.

"Sedangkan untuk yang meninggal saat tengah menjalani isolasi mandiri sendiri bisa terhitung jari," katanya saat ditemui Poskota.co.id di Pendopo Pemkab Lebak, Rangkasbitung, Rabu (21/7/2021).

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lebak sendiri mencatat terdapat empat warga Lebak yang meninggal dunia saat menjalani masa isolasi mandiri di rumahnya. Mereka berada di Kecamatan Maja, Kalanganyar, Cihara dan Malimping. 

"Itu merupakan data kumulatif yang kita dapatkan sejak lonjakan Covid-19 pada bulan Juni 2021 lalu," ujarnya.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi karena terlambatnya penanganan terhadap pasien yang tengah menjalani gejala berat Covid-19 itu.

Karena itu, lanjut Firman, pihaknya melalui bidan Desa setempat akan lebih meningkatkan pengawasan dan terus menyuplai obat-obatan dan vitamin bagi mereka yang tengah menjalani masa isolasi mandiri.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler