Indonesia Ajak Vietnam Sama-sama Perangi Aksi Penyelundupan Benih Lobster  

Selasa, 20 Juli 2021 13:56 WIB

Share
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. (dok Kementerian KKP)

JAKARTA, POSKOTA. CO. ID - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi telah  melarang ekspor benih bening lobster (BBL) melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 17 Tahun 2021. 

Menurutnya, pengambilan biota laut  dari alam hanya boleh dilakukan  untuk mendukung kegiatan budidaya di dalam negeri.

Langkah Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menutup keran ekspor BBL ini untuk mendorong geliat budidaya lobster dalam negeri. 

"Tujuannya untuk meningkatkan devisa melalui ekspor lobster konsumsi, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan menjamin kelestarian BBL maupun lobster di alam, " jelasnya..


Untuk mendukung program itu, Kementerian KKP membuka pelaung kerja sama budidaya antara Indonesia dengan Vietnam. 

 Trenggono melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam guna membahas hal tersebut.

"Kita pastikan akan memberikan ruang bagi pembudidaya di Vietnam untuk berusaha di Indonesia," ujar Menteri Trenggono, Senin (19/7/2021).

Selain kerja sama di bidang budidaya,  Trenggono juga mengajak Pemerintah Vietnam untuk bersama-sama memerangi praktik penyelundupan BBL yang masih terjadi. 

Menurutnya, praktik tersebut merupakan bagian dari IUU Fishing yang menjadi musuh global. 

Ajakan kerja sama ini bentuk penegasan bahwa Indonesia maupun Vietnam berkomitmen memerangi praktik ilegal fishing dan memiliki komitmen mengelola dan membangun sektor perikanan di negara masing-masing dengan cara berkelanjutan sesuai prinsip ekonomi biru.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler