Angkot, Ojek Hingga Pedagang di Lebak Dilarang Beroperasi Jika Belum Divaksin

Senin, 19 Juli 2021 20:45 WIB

Share
Vaksinasi Covid-19 di Pendopo Pemkab Lebak (Foto: Yusuf Permana).

LEBAK, POSKOTA.CO.ID-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menggambil keputusan tegas dengan mewajibkan para sopir angkot, ojek dan pedagang untuk menjalani vaksinasi Covid-19.

Jika tidak, maka mereka dilarang tegas untuk beroperasi.

Sekda Lebak Budi Santoso menjelaskan hal itu dilakukan mengingat mereka merupakan bagian dari palayan publik yang setiap harinya selalu berinteraksi dengan banyak orang.

"Sopir, pedagang ojek itu wajib vaksinasi. Mereka berinteraksi terus dengan banyak orang," kata Budi kepada Pos Kota saat dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (19/7/2021).

Budi mengatakan, nantinya akan ada petugas yang memeriksa kartu vaksinasi dari setiap sopir angkot, ojek, dan pedagang.

Jika mereka tidak bisa menunjukannya, maka pihaknya akan memberikan imbauan dan arahan yang selanjutnya dilakukan penindakan.

Budi mendorong agar para petugas melakukannya dengan cara humans. Bahkan, mereka yang terdampak juga diberikan bantuan.

"Pemerintah tidak hanya melarang dan membatasi mereka tetapi ada solusilah kita bantu kasih sembako,  meringankan beban mereka. Termasuk dari TNI dan Polri, barusan juga melepas bantuan sembako untuk warga di pelosok desa," katanya. 

Menurut Budi, hasil evaluasi PPKM Darurat, kalau dari mobilitas dan aktivitas dilihat pakai google traffic, facebook mobility dan indeks cahaya malam, yang ke luar berkurang sudah berkurang 20 persen.

Sedangkan pergerakan mobilitas di dalam masih perlu dievaluasi.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler