Penyekatan di Mana-mana, Distribusi Lambat, Harga Cabe Setan Melonjak Nyaris 2 Kali Lipat   

Jumat, 16 Juli 2021 21:35 WIB

Share
Mety, salah satu penjual sayur sayuran di pasar tradisional Rangkabsitung (Foto: Yusuf Permana)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Lebak yang telah berlangsung selama 14 hari sejak 3 hingga 20 Juli 2021 ini dikeluhkan para pedagang di Pasar Rangkasbitung.

PPKM Darurat ini memberi dampak ke beberapa harga komoditas bahan pangan merangkak naik. Seperti pada harga Cabe merah yang kerap disebut sebagai Cabe 'Setan' yang kini harganya sudah mencapai Rp.30 ribu per kilogramnya. Padahal, pada minggu lalu harganya masih Rp 22 ribu per kilogramnya.

Merty salah satu penjual sayur-sayuran di Pasar Rangkasbitung, mengatakan, kenaikan tersebut sudah terjadi sejak awal diberlakukannya PPKM Darurat yani pada tanggal 3 Juli 2021 lalu.

"Harga awalnya itu Rp 22 ribu, tapi naik jadi Rp 24 ribu. Terus  Rp 28 ribu. Dan kemarin, naik lagi jadi Rp 30 ribu perkilonya," kata Mety saat ditemui Poskota.co.id di Pasar Rangkasbitung, Jum'at (16/7/2021).

Mety menerangkan, kenaikan harga cabe itu beriringan dengan harga tomat dan beberapa jenis sayuran lainnya. Katanya, hal itu merupakan dampak dari penyekatan di tiap perbatasan daerah yang dilakukan oleh petugas.

"Distribusinya jadi lambat, bahkan jarang.  Makanya harganya naik," kata Mety.

Dia kini mengaku kebingungan. Dengan kenaikan harga cabe itu telah membuat para pembeli enggan membeli cabe di tempat dirinya. Sehingga omset jualannya pun anjlok. 

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Banten Sukandar membenarkan adanya kenaikan harga cabe tersebut. Menurutnya hal itu disebabkan jumlah pasokan yang minim dari distributor yang biasanya merupakan petani di luar wilayah Provinsi Banten.

"Ya hasil monitoring harganya memang mengalami kenaikan. Itu  karena distribusi dari petaninya kurang. Apalagi Banten ini kan bukan setra cabe, jadinya masih bergantung kepada petani di luar Banten," pungkasnya.

(Kontributor Banten/Yusuf Permana)

Editor: Idham Kurniawan
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler