Masker itu Harga Mati, Tidak Pakai Masker Ya Mati, Ayo Gotong Royong Bantu Warga yang Sedang Isolasi Mandiri

Minggu, 11 Juli 2021 18:33 WIB

Share
Warga Cluster Italy Banjar Wijaya gotong royong dalam penanganan Covid-19. (toga) 

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Kampung Tangguh Jaya Si Gacor menjadi salah satu inovasi cara melawan Covid-19 secara bergotong-royong antara Pemkot Tangerang, TNI, Polri, RT dan RW dalam pengawasan dan penanganan di wilayah permukiman. 

Inovasi ini juga dilakukan warga Cluster Italy Banjar Wijaya,  Cipondoh, Kota Tangerang. Mereka saling bahu membahu membantu warganya yang menjalani isolasi mandiri di rumah. 

“Aksi gotong royong para anggota Satgas di RW 15 ini mulai dari mendata warga yang terpapar, membantu mereka mendapat layanan pengecekan kesehatan di Puskesmas Poris Plawad, menyiapkan bantuan logistik isolasi mandiri, pastikan ketersediaan stok tabung oksigen. Membantu mereka yang membutuhkan,” ungkap Denny, anggota Satgas Covid-19, RW 15. 

Denny menuturkan, aksi gotong royong membantu warga isolasi mandiri ini memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Denny  mengaku, dana yang diolah merupakan hasil kumpulan donasi seluruh warga selama ini. 

“Obat-obatan, sembako, oksigen semua kita belanja dari uang warga juga. Jadi, dari warga untuk warga, yang penting semangatnya bersama-sama,” katanya. 

Ia pun menegaskan, pertolongan terdekat itu adalah tetangga, baik dana, tenaga atau sekadar dukungan. 

“Ya, untuk masyarakat Kota Tangerang, penyakit ini ada dan harus dihadapi dengan bijaksana. Masker itu harga mati, tidak pakai masker ya mati. Jadi ayo, sama-sama jaga protokol kesehatan, saling membantu, bukan saling menjauhi, untuk kepulihan Kota Tangerang bahkan Indonesia,” ajak Denny. 

David Yubiantoro, salah satu penggagas Gerakan Gotong Royong Isoman, yang saat ini sedang melakukan isolasi mandiri mengatakan,  budaya gotong rorong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia ini, ternyata memang sangat berdampak besar bagi mereka yang sedang isolasi mandiri. 

“Kemarin berjuang untuk warga, sekarang ibu, bapak, adik, istri dan anak perempuan saya terpapar ya hancur juga. Tapi, dengan kebersamaan dan suport warga saya, semangat itu cepat bangkit. Jadi buat saya, aksi satgas covid ini sangat membantu melalui hari-hari yang cukup berat ini,” katanya. 

Ia menjelaskan, dalam mensuport percepatan kesembuhan warga yang isolasi mandiri, warga RW 15 Cluster Italy telah membuat grup whatsapp 'Semangat Sehat'. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler