Ijtihad Kebangsaan, Presiden Jokowi Berdoa Bersama 6 Tokoh Pemimpin Agama 

Minggu, 11 Juli 2021 17:24 WIB

Share
Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara #PrayFromHome dari Istana Kepresidenan Bogor. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID -
Presiden Joko Widodo menegaskan mengatasi persoalan Covid-19  merupakan ijtihad kebangsaan  karena bertujuan menyelamatkan jiwa dan kemaslahatan bersama.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi  Presiden dalam acara doa bersama lintas agama bertajuk #PrayFromHome: Dari Rumah untuk Indonesia yang dilaksanakan secara virtual, Minggu (11/7/2021).

Jokowi  juga menyeru kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk terus berdoa agar bangsa ini selalu diberikan kekuatan dalam menghadapi ujian pandemi Covid-19.

"Dari rumah masing-masing mari kita tundukkan kepala, mengheningkan cipta , doa dari rumah kita panjatkan dan terus  ikhtiar agar ujian pandemi ini segera berakhir," ujar Jokowi dari Istana Kepresidenan Bogor.

"Semoga Tuhan melindungi bangsa Indonesia dan menjadikan negara ini aman, maju, dan sejahtera," tambahnya.

Jokowi meyakini bahwa untuk menghadapi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia, selain berbagai upaya secara lahir, diperlukan juga upaya secara batin dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT.

"Dalam menghadapi situasi sulit ini, selain ikhtiar dengan berbagai usaha lahiriah, kita juga wajib melakukan ikhtiar batiniah, memanjatkan doa, memohon pertolongan Allah SWT agar beban kita diringankan, agar rakyat, bangsa, dan negara juga dunia segera terbebas dari pandemi," ujar Jokowi.
 
Saat ini, lanjut Jokowi, seluruh dunia masih berjuang untuk bebas dari pandemi Covid-19. Untuk menghadapinya, diperlukan kerja sama seluruh komponen bangsa karena pemerintah juga tidak bisa bekerja sendirian.

Jokowi  mengajak semua pihak harus berkolaborasi, bekerja sama, saling tolong-menolong, bergotong royong untuk mengatasi ujian yang maha berat ini.

"Saya berterima kasih kepada seluruh elemen bangsa yang setia membangun optimisme dan semangat kebersamaan dalam berbagai gerakan kerelawanan sosial dan ekonomi demi meringankan beban masyarakat, " ujarnya.

Tak hanya itu, Jokowi  menyampaikan ungkapan dukacita yang mendalam kepada seluruh korban pandemi yang telah wafat. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler