Ditolak 8 Rumah Sakit, Dirawat Mandiri Dalam Kondisi Koma, Warga Kota Tangerang Meninggal 

Minggu, 11 Juli 2021 16:28 WIB

Share
Keluarga Marsiti saat dikunjungi di kediamannya. (Foto: M. Iqbal)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID- Ditolak delapan Rumah Sakit, warga di Kota Tangerang meninggal. Hal tersebut terjadi saat Pemerintah Kota Tangerang fokus menangani Pandemi Covid-19.

Diketahui belakangan ini pihak peningkatan angka Covid 19 di Kota Tangerang mengalami peningkatan. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap pelayanan medis yang ada.

Bahkan beberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang saat ini hanya melayani pasien dengan kondisi Covid-19.

Atas kebijakan ini masyarakat mengeluh minimnya fasilitas kesehatan di Kota dengan jargon akhlakul karimah ini.

Seperti yang dialami Marsiti, seorang wanita berumur 52 tahun ini meninggal dunia akibat tidak mendapat perawatan medis di Kota Tangerang. Bahkan dirinya sempat tidak sadarkan diri selama dua hari.

"Ibu saya meninggal beberapa hari lalu. Almarhumah sakit komplikasi dan waktu itu sudah drop banget," ungkap sang anak, Heriyanto saat disambangi Poskota di kediamannya Kampung Ledug, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Sebelumnya, pihak keluarga dibantu dengan RT setempat untuk membawa ibunda tercintanya ke beberapa rumah sakit. Namun pihak rumah sakit mengklaim jika tidak terdapat kasur untuk ibundanya.

"Saya sudah ke delapan rumah sakit  di Kota Tangerang, RS Anisa, Rs Dinda, RSUD Kabupaten dan Kota Tangerang, EMC dan RSUP Dr Sitanala. Semua penuh," jelasnya.

Dia mengaku sempat bernafas lega saat mendatangi RSUD Kota Tangerang.

"Sempat bilang ada. Tapi saya disuruh ke Puskesmas untuk minta surat keterangan Covid-19. Ya kami nggak mau," jelasnya.

Halaman
1 2 3 4
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler