844 Calon Jamaah Haji di Lebak Sudah Lunas dan Siap Berangkat, Akhirnya Batal

Senin, 7 Juni 2021 16:51 WIB

Share
Pelaksana Humas Kemenag Lebak, Halimatu Sadiyah. (foto: yusuf)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID-- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak mencatat pada tahun 2021 ini terdapat 844 calon jamaah haji yang sudah lunas membayar biaya haji dan siap berangkat. 

Meski ratusan jamaah yang sebelumnya sudah menunggu bertahun-tahun jadwal keberangkatannya itu harus bersabar dan kembali menunggu lantaran Kemenag sudah membatalkan seluruh keberangkatan haji ke tanah Suci Mekkah pada tahun 2021 ini.

Pelaksana Humas Kemenag Lebak Halimatu Sadiyah mengungkapkan, keputusan Kemenag yang dibawah pimpinan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas diambil untuk melindungi warga negara Indonesia dengan memerhatikan perkembangan Pandemi Covid-19 yang kini masih belum berakhir.

"Sesuai dengan keputusan bahwa seluruh keberangkatan haji pada tahun ini dibatalkan. Sehingga 844 calon jamaah di Lebak yang sudah melunasi terpaksa dibatalkan keberangkatannya,"kata Halimatu kepada Pos Kota di Kantor Kemenag Lebak, Rangkasbitung, Senin (7/6/2021).

Ia mengatakan, hingga kini sudah terdapat beberapa jamaah yang membatalkan keberangkatannya.

"Sudah ada beberapa yang membatalkan dan mengambil kembali biaya hajinya. Rata-rata itu keluarga calon jamaah yang sudah meninggal. Ada juga yang membatalkan haji nya karena untuk memperbesar usahanya," katanya.

Ia mengatakan, jamaah haji itu sendiri dapat kembali mengambil biaya hajinya  secara penuh dengan hanya perlu mendatangi kantor Kemenag Lebak.

"Calon jamaah jika ingin membatalkan keberangkatannya, dapat langsung mengambil biaya hajinya secara penuh dengan hanya mendatangi kantor Kemenag saja. Biaya haji akan diberikan secara penuh 100 persen kepada calon jamaah," katanya.

Dirinya berharap para calon jamaah sendiri yang batal berangkat pada tahun ini dapat lebih bersabar lagi, dan selalu mengupdate informasi resmi dari Kemenag.

"Sesuai dengan pernyataan  Pak Menag, calon jamaah dapat berangkat jika kondisi Pandemi sudah dapat terkendali. Hal itu tidak lain untuk melindungi warga dari paparan virus covid-19 yang masih menjadi Pandemi dan permasalahan diseluruh belahan dunia ini," pungkasnya. (Yusuf Permana)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler