Kapolda Banten Imbau Masyarakat Batasi Mobilitas Nataru

Kamis, 25 November 2021 14:09 WIB

Share
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto meminta jajarannya untuk tidak ragu menangkap pelaku pungli dan korupsi. (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Dalam upaya mencegah penyebaran pandemi Covid-19, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto mengunstruksi agar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mulai dari tingkat Provinsi hingga Desa diaktifkan kembali.

Kapolda juga mengimbau masyarakat membatasi mobilitas pada Natal dan Tahun Baru mendatang.

Imbauan Kapolda ini menindaklanjuti Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan virus corona pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam penerapan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 yang akan dilaksanan pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 di Provinsi Banten.

"Berkaitan dengan pelaksanaan Hari Raya Natal dan libur Tahun Baru dimasa pandemi Covid-19 Pemerintah mengeluarkan Intruksi dalam penanganan Covid-19," kata Kapolda dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021)

Kapolda mengatakan selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 agar mengaktifkan kembali fungsi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di masing-masing lingkungan, baik tingat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan dan desa.

"Satgas menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5M memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan serta 3T testing, tracing, treatment," ujar Rudy Heriyanto. 

Polda Banten dan Polres jajaran melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pemangku kepentingan lainnya.

Di antaranya Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Kemasyarakatan, Pengelola Hotel, Pengelola Tempat Wisata, Pengelola Mall dan Pelaku Usaha serta pihak lain yang dianggap perlu sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah dalam rangka pencegahan dan penegakan disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

"Kami melakukan sosialisasi mudik Natal dan Tahun Baru kepada masyarakat dan apabila terdapat pelanggaran maka dilakukan pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Rudy Heriyanto.

Rudy Heriyanto mengimbau bagi masyarakat untuk tidak berpergian, tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak primer atau tidak penting, melaksanakan pengetatan dan pengawasan protokol kesahatan saat Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. 

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler