Ngotot Bentuk Cyber Army, MUI DKI: Mereka Mau bicara Apa Saja Terserah, Anies Baswedan Harus Dibela! 

Rabu, 24 November 2021 20:17 WIB

Share
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta menanggapi rapor merah yang diserahkan LBH Jakarta.(Deny Zein)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta, KH Munahar Muchtar menegaskan, bakal tetap membentuk cyber army atau tim siber untuk menangkal buzzer yang kerap memberitakan hoaks terhadap ulama dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Dalam pembentukannya, ia pun mengatakan saat ini cyber army MUI DKI masih tahap penggodokan dan akan meminta masukan kepada sejumlah tokoh.

"Sehingga kalau memang pada anjurannyan ini nanti baik, maka kenapa tidak dilakukan," terang KH Munahar Muchtar saat dihubungi Poskota.co.id, Rabu (24/11/2021). 

Dikatakan, adanya polemik yang terjadi terkait rencana pembentukan cyber army dikarenakan banyaknya orang-orang yang tidak mengerti maksud dan tujuan. Hingga, akhirnya menjadi blunder karena ketidak pahaman mereka itu.

"Kalau mereka mengerti tentu tahu tujuannya, masa' kita ingin berbuat baik tidak boleh," ujarnya. 

Lebih lanjut dikatakan KH Munahar Muchtar, banyaknya berita-berita hoaks atau bohong di media sosial (medsos) yang bertebaran menjadi satu alasan pentingnya cyber army dibentuk MUI DKI.  

Dia juga menyebutkan, MUI DKI Jakarta tidak mempermasalahkan adanya penafsiran penafsiran pihak pihak tertentu terkait keinginannya tersebut. Termasuk, tudingan MUI yang menjadi alat politik Gubernur Anies Baswedan. 

"Hak mereka mau bicara apa saja terserah, kalau pun kami dengan Pemprov DKI Jakarta saat ini hanya sebatas mitra kerja.  Tidak ada urusan lainnya, karena itu juga mereka yang tidak mengerti tidak perlu ikut mengurusi," pungkasnya. 

Sebelumnya, banyak pihak yang mempertanyakan rencana MUI DKI Jakarta yang bakal membentuk cyber army untuk menangkal hoaks ulama dan Gubernur Anies Baswedan. Tidak terkecuali, Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta .

"Saya pribadi tidak ingin banyak komentar tentang MUI, hanya ingin mengembalikan fungsi MUI pada tugas pokok dan fungsinya saja. Pertanyaannya,  apakah MUI punya tugas sebagai (pasukan) siber, saya kira tidak," terang Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono. 
(Deny Zein)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler