Kenaikan UMP Banten Tertinggi Kedua Nasional, Gubernur Persilakan Buruh Kalau Mau Demo

Rabu, 24 November 2021 15:12 WIB

Share
Gubernur Banten Wahidin Halim. (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Provinsi Banten tahun 2022 secara grafik menunjukkan tertinggi kedua secara nasional setelah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Kenaikan UMP Provinsi DIY diketahui sebesar Rp75 ribu lebih dengan nilai UMP sebesar Rp1.840 juta.

Sedangkan Provinsi Banten yang berada di urutan kedua besaran kenaikannya mencapai Rp40 ribu dengan nilai UMP sebesar Rp2.501 juta. 

Disusul kemudian oleh DKI Jakarta dengan kenaikan UMP sebesar Rp37 ribu.

Sedangkan untuk Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah masing-masing Rp31 ribu, Rp22 ribu dan Rp13 ribu. 

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) kembali menjelaskan kenaikan UMP itu sudah berdasarkan perhitungan matang yang mengacu pada peraturan Kementrian Ketenagakerjaan tentang besaran pemberian upah serta hasil sensus perekonomian yang dilakukan oleh BPS. 

"Kenaikan UMP Kita itu tertinggi, karena kenaikan perekonomiannya juga lumayan tinggi sebesar 8 persen sekian. Jika dibandingkan daerah lain, Banten sudah dikatakan lebih baik meskipun saat ini masih Pandemi," jelas WH, Rabu (24/11/2021). 

Kendati demikian, WH tetap mempersilahkan jika para buruh akan kembali melakukan aksi protes terhadap keputusan dirinya itu.

Pasalnya, apa yang dilakukan pihaknya, itu sudah berdasarkan aturan dan perintah dari pemerintah pusat. 

"Besaran UMP kan tidak boleh melebihi batas yang telat ditetapkan oleh pemerintah pusat, begitu juga dengan UMK, dan itu tidak boleh dilanggar," pungkasnya. 

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler