MUI Sebut Gubernur Anies Baswedan Sebagai Salah Satu dari 21 Pahlawan Dunia, Maka Harus Dibela dari Serangan Buzzer 

Senin, 22 November 2021 21:37 WIB

Share
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mempertanyakan fungsi dan  tugas MUI DKI Jakarta terkait rencana membentuk cyber army untuk membela para ulama dan Gubernur Anies Baswedan dari serangan hoaks.

Menurutnya, MUI tidak memiliki fungsi dan tugas pokok seperti itu. Sehingga perlu dikembalikan fungsinya saja. 

"Saya tidak mau banyak komentar tentang MUI. Cuma saya ingin mengembalikan fungsi MUI pada tugas pokok dan fungsinya saja. Jadi pertanyaannya adalah apakah MUI punya tugas sebagai (pasukan) siber, saya kira tidak," ujarnya, Senin (22/11/2021).

Kemudian, lanjut Gembong, terkait hibah yang diberikan Pemprov DKI bukan untuk membentuk cyber army.  Sehingga, penerjemahan yang dilakukan MUI karena dasar proposal pemberian Pemprov DKI disalah artikan.

"Jadi melalui pembahasan di Komisi E rasa-rasanya kok saya tuh enggak yakin kalau dia punya proposal yang mengajukan hibah untuk pembentukan cyber army," ungkapnya. 

Lebih lanjut, dikatakan Gembong, penanganan cyber army sudah ada tugas pihak lain yang  menangani. 

"Ya kita jalankan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing saja, dan ketika itu kita jalankan, insya Allah membawa harmonisasi dari seluruh elemen bangsa ini," pungkasnya. 

Sebelumnya, ramai di tengah masyarakat soal rencana MUI DKI Jakarta yang akan membentuk tim siber untuk membela para ulama dan Gubernur Anies Baswedan dari serangan hoaks dari buzzer di media sosial.

Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH Munahar Muchtar Munahar meminta agar Infokom dan keluarga besar MUI DKI untuk bisa membantu Gubernur Anies Baswedan yang telah bekerja keras untuk masyarakat Jakarta.

Jika para buzzer mencari kesalahan Anies, maka Infokom harus diberi amanah segera memainkan narasi keberhasilan Anies baik itu tingkat nasional maupun internasional.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler