Wewe Gombel Kembali Berulah! Bocah Lagi-laki Diumpetin di Rerumputan, Dicari Tim SAR dan Damkar Gak Ketemu, Alhamdulillah Diselamatkan Warga 

Minggu, 21 November 2021 14:09 WIB

Share
Ketua RT bersama warga yang berhasil menemukan korban yang hilang diduga diculik Wewe Gombel dan menunjukan lokasi ilalang lebat pertama kali korban diketemukan.(Foto: Angga)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID  - Seorang bocah laki-laki warga kampung Campedak, RT. 02/05, Kelurahan Leuwinanggung, Tapos, Kota Depok, dilaporkan hilang misterius.

Korban Deni (6), anak pertama dari dua bersaudara pasangan Dewi (35) dengan Roni (38) dilaporkan hilang pada Rabu (18/11/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, Deni sempat masuk ke dalam ilalang rumput lebat lahan terbuka milik perumahan.

"Anak yang hilang ini memiliki keterbelakang mental. Sempat dilihat warga sekitar lingkungan main ke dalam ilalang lebat seorang diri pada saat kondisi cuaca sedang hujan lebat," ujar Ketua RT 02/05, Sugiman, 68, kepada Poskota.co.id di lokasi kediamannya, Minggu (21/11/2021) siang.

Pencarian dilakukan oleh warga, dibantu Tim SAR dari Damkar UPT Tapos. Namun Deni tak juga berhasil ditemukan.

"Pencarian kemudian dilanjutkan pada esok harinya. Namun tetap  tidak diketemukan. Tim SAR pun sempat menghentikan pencarian. Namun Entong Sair, Rohmat dan Ajum sebagai warga asli setempat mengetahui lokasi hilangnya korban langsung menyisir," katanya.

Korban dilaporkan hilang oleh orang tua berkaos oblong hijau dan bercelana dalam putih.

"Alhamdulillah selama pencarian dua malam satu hari tersebut tepatnya Jumat (18/11/2021) sekitar pukul 07.00 WIB korban Deni berhasil ditemukan dalam keadaan sehat. Pertama kali ditemukan oleh warga keadaan sedang duduk di ilalang rumput tinggi pinggir aliran kali terusan Sunter Galur,"ungkapnya.

Masyarakat sini, lanjut Sugiman, percaya korban hilang dugaan berbau mistis diumpetin oleh wewe gombel (kolong wewe).

"Korban ditemukan dalam keadaan bersih. Padahal saat kejadian dua malam terjadi hujan lebat paling tidak kaki dan baju korban kotor, ini tidak, malah bersih. Hanya ada luka besutan di tangan dan kaki korban," tutupnya. 
(Angga Pahlevi) 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler