Pipa Air Bocor, Jalan Rusak, Lalulintas di Kibin Jadi Semrawut

Kamis, 18 November 2021 08:39 WIB

Share
Kondisi arus lalulintas yang semrawut gegara pipa air bocor dan jalan rusak. (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Warga Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang di sekitaran Jembatan Kibin, menyayangkan PDAM Tirta Albantani yang terkesan membiarkan kebocoran pipa air hingga mengakibat kerusakan jalan.

Dampak kerusakan akibat pipa air bocor yang berada di Jalan Raya Serang Jakarta mengakibatkan arus lalulintas menjadi semrawut dan sering terjadi kemacetan.

Warga juga menghawatirkan jalan yang banyak dilintasi buruh pabrik ini dapat menimbulkan kecelakaan. 

"Kalau pagi dan sore macetnya parah banget karena berbarengan dengan aktivitas pelajar serta buruh pabrik. Kalau dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan lalulintas," kata Ridwan (40), salah seorang pengojek saat ditemui di sekitar Jembatan Tambak.

Menurut Ridwan, kebocoran pipa air milik PDAM Tirta Albantani sudah terjadi lebih dari seminggu.

Namun hingga saat ini belum terlihat adanya perbaikan dari pihak perusahaan milik pemerintah daerah tersebut.

"Masyarakat Tambak mendesak pihak PDAM Tirta Albantani secepatnya memperbaiki kebocoran pipa agar tidak memperburuk kerusakan jalan. Kepada pemerintah pun segera diperbaiki perbaiki kerusakan jalan agar tidak terjaki kecelakaan lalulintas," tandasnya.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Banten juga telah melayangkan surat permintaan agar kebocoran pipa maupun kerusakan jalan agar segera dilakukan perbaikan.

Surat tertanggal 15 Nopember 2021 yang dilampiri foto-foto jalan rusak serta ditandatangani Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional, Rahmat Donal ditujukan langsung kepada pimpinan PDAM Tirta Albantani.

Terkait kebocoran pipa air yang mengakibatkan kerusakan jalan, poskota.co.id masih berusaha mengkonfirmasi pimpinan PDAM Tirta Albantani. (Rahmat Haryono)

Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler