Wisatawan Asal Bekasi Yang Hilang di Pantai Sawarna Lebak Merupakan Hafidz Alquran dan Santri Taat

Senin, 15 November 2021 20:55 WIB

Share
Masturi (batik biru) bersama Dzikri Ahmad Musyaffa (21) di dalam foto yang disimpan dalam ponsel. (Ihsan Fahmi)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID-- Keluarga dari pemuda bernama Dzikri AM (21) yang hilang terseret arus ombak Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, masih setia menanti keberadaannya.

Sejak peristiwa wisatawan asal Bekasi yaitu Dzikri AM terseret ombak pada Minggu (07/11) lalu, hingga hari kedelapan (15/11), kebereradaannya belum dapat ditemukan tim Search And Rescue (SAR).

Kendati demikian, pihak keluarga telah berusaha menerima keadaan atas kejadian tersebut.

Kepada para awak media, Masturi yang ditemui di komplek yayasan Syaiful Ikhwan, jalan Syaiful Ikhwan No 45, Jaticempaka, Pondok Gede mengungkapkan, jika Dzikri AM merupakan Seorang Tahfidz Alquran.

Sementara, Dzikri tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta, Ciputat, dan telah masuk di semester 5.

"Dia itu hafidz Qur'an, anaknya itu kuliahnya di perguruan tinggi ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta Semester 5," ungkap Masturi, Senin (15/11/2021) sore.

Sebelumnya juga, diungkapkan jika Dzikri merupakan santri yang taat, dan juga sempat menempuh pendidikan di salah satu pesantren di Bandung, yaitu  Pondok Pesantren Al Fallah.

"Dan dia (Dzikri AM) alumni dari pondok pesantren Al Fallah Bandung, dan dia hafiz Alquran 30 juz," sambungnya

Diketahui, jika keseharian nya disaat mengikuti perkuliahan, Dzikri menjadi salah satu pengajar di yayasan Syaiful Ikhwan, Jaticempaka Pondok Gede.

Selain mengajar, Dzikri kerap menjadi imam sholat dan adzan di yayasan tersebut.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler