Nah! Ditreskrimsus Polda Banten Sebut Oknum BPN Patok Harga Rp3.000/M2

Senin, 15 November 2021 17:19 WIB

Share
Wadirreskrimsus AKBP Hendi Febrianto didampingi Kabidhhumas AKBP Shinto Silitonga dan Kasubdit Tipikor AKBP Wiwin Setiawan saat menggelar ekspose. (haryono)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Ditreskrimsus Polda Banten melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 2 oknum pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak. 

Kedua tersangka pungli yaitu RY (57), PNS Bagian Penata Pertanahan di Kantor BPN Lebak dan PR (41), Pegawai Pemerintah Non PNS pada Bagian Administrasi Kantor BPN Lebak. 

Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa kedua tersangka mematok harga pengurusan sertifikat hak milik (SHM) Rp3.000/M2.

Wadirreskrimsus Polda Banten AKBP Hendi Febrianto menjelaskan operasi OTT berawal dari laporan LL lantaran dirinya merasa dipingpong dan diperas oleh oknum pegawai BPN.

Mulanya pada Desember 2020, LL mengajukan permohonan SHM terhadap tanah yang dibelinya seluas 30 ha di Desa Inten Jaya Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. 

Pengurusan awal sertifikat tanah dikuasakan LL kepada DD, dimana ketika itu LL sudah memberikan dana sebesar Rp117.000.000. Mamun dalam perjalanan DD meninggal dunia, pengurusan SHM pun tidak ada progres. 

Pasca DD meninggal dunia, LL menguasakan pengurusan SHM kepada MS yang berprofesi sebagai Lurah di Lebak. 

"Saudari LL kemudian meminta MS untuk mengurus SHM pasca DD meninggal, dana ratusan juta yang diberikan LL tidak diketahui kemana saja digunakan DD," kata Wadirreskrimsus didampingi Kabidhhumas AKBP Shinto Silitonga dan Kasubdit Tipikor AKBP Wiwin Setiawan, Senin (15/11/2021).

Pada Oktober 2021 terjadi pertemuan antara MS dengan PR dan RY, staf BPN Lebak yang pada intinya meminta biaya tambahan untuk pengurusan SHM. "Awalnya senilai Rp8.000/M2 namun akhirnya disanggupi Rp 3.000/M2," terang Hendy. 

Pasca pertemuan, LL kemudian mengajukan permohonan awal pengukuran tanahnya seluas  17.330 m2, dengan menyiapkan dana sebesar Rp36.000.000 untuk memenuhi permintaan biaya tambahan pengurusan SHM. 

Halaman
1 2 3
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler