Salahkan Fenomena La Nina, Gubernur DKI Anies Baswedan Sebut Banjir Tak Pandang Domisili KTP  

Minggu, 14 November 2021 10:41 WIB

Share
Gubernur DKI Jakarta saat menghadiri kegiatan Apel Kesiapsiagaan Bencana yang digelar oleh PMI DKI Jakarta di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (14/11/2021). (Foto: Cahyono)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, banjir bukan hanya masalah di Ibukota saja, namun menjadi penyakit semua wilayah.

Apalagi, saat ini Indonesia sedang dihadapkan dengan fenomena La Nina yang menyebabkan curah hujan lebih tinggi dari biasanya.

Dari itu, katanya, Pemprov DKI Jakarta bersiap siaga mengantisipasi dampak dari fenomena La Nina tesebut.

"Banjirnya itu tidak melihat wilayah administrasi KTP, jadi banjir itu terjadi di semua wilayah," ujar Anies saat kegiatan Apel Kesiapsiagaan Bencana yang digelar oleh PMI DKI Jakarta di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (14/11/2021).

Anies meminta kesiapsiagaan ini bukan hanya dilakukan oleh DKI Jakarta saja. Namun, wilayah sekitarnya juga harus ikut mengantisipasi adanya dampak buruk dari fenomena La Nina.  

"Bahwa ya di jakarta kami bersiap. Tapi yang dihadapi Jakarta bukan hanya oleh kota ini," sambungnya.

Anies mengatakan, terkait penanganan banjir di wilayah Ibukota, dirinya menargetkan bisa kering dalam waktu 6 setelah luapan air sungai surut.

"Begitu sungai surut maka kita targetkan 6 jam untuk bisa tempat itu kering jadi itu targetnya," jelas Anies.

"Kita bekerja dengan ukuran satu keselamatan dua kecepatan untuk bisa mengeringkan sebuah wilayah," pungkasnya. 
(Cahyono)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler