Ada Kejanggalan dalam Pembayaran Comitment Fee, LSAK Desak KPK Segera Panggil Formula E Official

Minggu, 14 November 2021 10:29 WIB

Share
Penampakan spanduk bernada penolakan Formula E sebelum dicopot petugas Satpol PP yang ditemukan di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Sabtu (4/9/2021). (Foto: Ardhi Ridwansyah) 

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) terkait dugaan adanya tindak pidana korupsi pada penyelenggara Formula E harus komprehensif dan detail.

"Kami mendesak KPK juga segera memanggil pihak Formula E Official (FEO) untuk dimintai keterangan. Sebab pembayaran commitment fee dan pembiayaan lainnya menjadi salah satu kejanggalan yang harus dikonfrontasi dan diusut tuntas," kata peneliti LSAK Ahmad A. Hariri dalam keterangannya, Minggu (14/11/2021).

Selain itu, lanjut Ahamd A. Hariri, terdapat banyak kerancuan dalam pengeluaran dan rencana pengeluaran APBD DKI Jakarta terkait penyelenggaraan Formula E. 

Maka rencana pemanggilan Jakpro patut diapresiasi. 

Bahkan  bebernya, selain Jakpro, KPK harus merinci penggalian data dan keterangan secara kronologis dari DPRD, BPK, Dispora, dan disparbud. 

Banyak pihak mengawasi dan mempertanyakan soal penggunaan APBD terkait hal ini, seperti PMD, pinjaman dari bank DKI, dan lain-lain.

Sebab, katanya,  informasi di awal yang diketahui publik ada 4,4 trilliun yang meliputi commitment fee Rp 2,3 triliun, biaya pelaksanaan Rp 1,2 triliun, serta bank garansi Rp 890 miliar. 

Padahal sampai saat ini belum ada sirkuit dan kepastian tempat pelaksanaan ajang balap mobil listrik tersebut.

"Ajang formula E adalah salah satu kegelisahan masyarakat Jakarta karena dalam APBD itu ada hak mereka," kTanya.

Laporan masyarakat dan kekhawatiran akan penyimpangan APBD di gelaran Formula E menjadi tanggungjawab serius yang harus diselesaikan KPK.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler