Bicara Lulusan SMK, DPRD Sebut Pengangguran Tetap Tinggi Jika Banten Tidak Terapkan Ini

Rabu, 10 November 2021 10:19 WIB

Share
Ketua Komisi V DPRD Banten Muhammad Nizar (kanan).

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Data BPS menunjukkan jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten didominasi oleh siswa lulusan SMK. 

Lulusan SMK yang tidak tertampung dalam dunia kerja itu disinyalir, karena persoalan kurangnya kecakapan skill yang dimiliki. 

Selain itu, dikarenakan rencana link and mach antara sektor pendidikan dan sektor dunia usaha hingga kini belum bisa diterapkan. 

"Artinya pak Gubernur masih punya PR yang harus diselesaikan sebelum masa jabatannya habis tahun depan," kata Ketua Komisi V DPRD Banten Muhammad Nizar dalam diskusi bersama wartawan di Kota Serang, Selasa (9/11/2021). 

Nizar menyebutkan selama link and mach itu belum dilakukan, maka bisa dipastikan TPT akan tetap tinggi.

“Artinya belum terjawab permasalahan sebelumnya, bagaimana menekan vokasi agar pengangguran ini dapat ditekan atau menurun,” ujarnya.

Ia menuturkan, pengentasan pengangguran tidak hanya dapat dilakukan oleh Disnakertrans semata.

Namun melainkan tanggungjawab seluruh pemangku kebijakan di Provinsi Banten.

Beberapa program dapat disinergikan antar OPD, seperti kerjasama Disnakertrans dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) terkait dengan peningkatan kapasitas atau skil. 

“Ada keinginan link and match Disnakertrans dan Dindikbud, tapi tidak ada yang memotori jadi tidak terjadi, harusnya ini kepala daerah yang menggagas. Saya kita kalau ada MoU pasti ini dapat berjalan dengan baik,” terangnya. 

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler