BPBD Kota Serang Gelar Simulasi Bencana Tsunami

Kamis, 4 November 2021 16:26 WIB

Share
Personel gabungan sedang melakukan evakuasi korban dalam simulasi tsunami. (Foto Luthfi)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- BPBD Kota Serang menggelar simulasi bencana tsunami di Pelabuhan Karangantu, Kota Serang, Kamis (4/12021).

Simulasi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan BPBD terhadap potensi bencana tsunami.

Dalam simulasi itu, setidaknya terdapat 100 personil yang dikerahkan yang terdiri dari anggota BPBD Kota Serang, TNI AL, Polri, Dinkes Kota Serang, tim Vertical Rescue, Basarnas dan beberapa unsur masyarakat setempat dari relawan tangguh bencana.

Simulasi diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh Walikota Serang Syafruddin beserta jajaran.

Setelah selesai kemudian disimulasikan seakan terjadi gempa bumi yang guncangnya sangat kencang sehingga menimbulkan beberapa gedung dan rumah roboh, serta air laut pun naik pasang sekitar 3 meter dari permukaan bibir pantai.

Seluruh pedagang dan masyarakat yang ada di wilayah tersebut berlarian berhamburan dalam keadaan panik begitupun dengan para nelayan dan kapal-kapal angkutan penumpang yang menyebrang ke pulau tunda.

Seorang Relawan Kelurahan Tangguh Kelurahan Banten kemudian melaporkan kepada Pusdaops BPBD Kota Serang bahwa telah terjadi gempa yang menimbulkan air laut di permukaan pantai gope naik sekitar 3 meter.

BMKG Serang kemudian mengumumkan bahwa telah terjadi Gempa Bumi 6,5 Skala likers yang berpotensi tsunami. Sebagian Personil Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Serang atas intruksi Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang terjun ke wilayah bencana untuk melakukan Evakuasi korban bencana.

Personel melakukan Evakuasi Korban tsunami yang ada di daratan dan korban yang terkena puing-puing atau reruntuhan yang di akibatkan gempa dan terjangan atau hantaman air laut.

Korban yang luka di bawa ke POS Kesehatan dan korban yang selamat di bawa ke tenda pengungsi. Sebagian personil BPBD, POLAIRUD, TNI AL, SAR, VRI dan Relawan Lainnya melakukan Evakuasi korban laka laut.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler