Sempat Lapor Mati Mesin, Dua Nelayan Hilang di Perairan Antara Pulau Tunda dan Pulau Panjang 

Rabu, 3 November 2021 13:32 WIB

Share
Anggota Basarnas Banten melakukan persiapan untuk mencari dua nelayan yang hilang saat memancing di antara perairan Pulau Panjang dan Pulau Tunda.(Basarnas)

SERANG, POSKOTA.CO.ID- Dua nelayan asal Kedungsoka, Desa Pulo Ampel, Kabupaten Serang dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan antara Pulau Tunda dan Pulau Panjang, Selasa (2/11/2021).

Hingga Rabu (3/11/2021), kedua nelayan yang diketahui bernama Nanang (35) dan Supri (35) ini belum diketahui nasibnya.

Tim SAR gabungan yang dimotori personil Basarnas Banten hingga saat ini masih melakukan pencarian.

Diperoleh keterangan, sebelum dilaporkan hilang, kedua nelayan ini pergi memancing menggunakan perahu mesin dongfeng 8 PK.

Keduanya berangkat dari Pantai Habibi Salira menuju sekitaran perairan antara Pulau Panjang dan Pulau Tunda, untuk mencari tangkapan ikan.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Heru Amir membenarkan adanya dua nelayan yang dilaporkam hilang tersebut.

"Sekira pukul 08.00 WIB saudara Supri dan Nanang berangkat memancing ke perairan antara Pulau Panjang dan Pulau Tunda," terang Heru Amir kepada wartawan, Rabu (3/11/2021). 

Menurut Heru, sekitar pukul 14.17 WIB, korban Nanang menghubungi rekannya Rizki untuk meminta bantuan menarik kapal dikarenakan mesin kapal mati. Bahkan sempat menshare lokasi melalui pesan WhatsApp," kata Heru.

Setelah menerima laporan permintaan tolong, saat itu juga Rizki berangkat menuju lokasi yang sudah dikirim. "Setibanya di lokasi kapal saudara Nanang dan Supri sudah tidak ada di lokasi," jelasnya.

Karena dua rekannya itu tidak kunjung ditemukan, Rizki akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke personil Basarnas. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler