Aset Pemprov Banten Diserobot Pengembang, ini Penjelasan BPN 

Selasa, 2 November 2021 14:08 WIB

Share
Aset milik Pemprov Banten berupa lahan seluas kurang lebih 6.500 meter persegi diduga diserobot oleh pengembang perumahan.(Foto: Luthfillah)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Aset milik Pemprov Banten berupa lahan seluas kurang lebih 6.500  meter persegi di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak diserobot oleh  pengembang perumahan. 

Lahan milik pemprov yang berada di Lebak itu pada November tahun 2020 lalu tiba-tiba diklaim oleh sala satu pengembang perumahan bernama A. Dimyati. 

Bahkan, lahan tersebut oleh A Dimyati diratakan dengan menggunakan alat berat  dan dijadikan pintu masuk atau gerbang utama perumahan yang dibangunnya.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banten, Rudi Rubijaya dihubungi melalui pesan tertulis mengaku belum mendapatkan informasi penyerobotan lahan milik negara oleh pengembang perumahan.

"Saya cek dulu ya pak, terima kasih infonya," kata Rudi singkat, Senin (1/11/2021).

Kepala Kantor BPN Lebak, Agus Sutrisno membantah jika lahan milik pemprov telah terjadi penyerobotan oleh pengembang, A Dimyati.

"Tidak ada penyerobotan, memang ada masalah tumpang tindih tetapi sudah diselesaikan," katanya.

 Disinggung mengenai sertifikat yang dimiliki oleh A Dimyati atas nama pribadi, namun lahan tersebut merupakan aset milik Pemprov Banten, Agus mengaku hal tersebut telah dilakukan oleh BPN sesuai aturan.

 "Pasti ada persyaratan yang sudah dilengkapi semua. Pak Dimyati  punya alasnya. Termasuk bukti pembeliannya," ujarnya.

Oleh karena itu, atas adanya saling klaim kepemilikan lahan oleh A Dimyati dan Pemprov Banten, BPN kemudian melakukan mediasi.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler