Terus Ditagih Ratusan Warga Cilowong Kompensasi Dampak Sampah Asal Tangsel, Pemkot Serang Nyerah juga

Jumat, 29 Oktober 2021 17:13 WIB

Share
Pemkot Serang berjanji akan mencairkan dana kompensasi kepada warga Cilowong setelah sebelumnya bersikukuh hanya menganggarkan hanya untuk 400 warga.(Foto: Luthfillah)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Masalah sampah asal Tangsel terus dipersoalkan warga Cilowong, Kota serang.Insiden buang sampah ke kantor Kelurahan Cilowong dan kecamatan sempat membuat Pemkot berang dan melaporkan ke polisi. 

Meski demikian, Pemkot berusaha terus memediasi kasus ini agar tak berujung hukum. Perjuangan warga Cilowong untuk terus mendapatkan haknya berupa kompensasi dampak sampah membuahkan hasil. Warga tak gentar meski dilaporkan ke polisi.

Pemkot Serang terkesan menyerah. Jajaran Forkopimda Pemkot Serang akhirnya kembali mengumpulkan ratusan masyarakat di Kelurahan Cilowong, Taktakan, Kota Serang,  Jumat (29/010/2021).

Dalam musyawarah yang melibatkan ratusan warga itu, Sekda Kota Serang Nanang Saifuddin mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan perubahan atau adendum Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Pemkot Tangsel.

"Kami minta waktu 20 hari ke depan untuk menyelesaikan persoalan ini," kata Sekda.

Perubahan adendum itu terkait dengan pemberian kompensasi sampah dari Tangsel sejak bulan Oktober sampai Desember 2021 sebesar Rp1,47 miliar bisa segera diberikan kepada Pemkot Serang dari Pemkot Tangsel, untuk kemudian dibagikan seluruhnya ke 21 RT di Kelurahan Cilowong.

"Ya pasti sepakatlah, orang Tangsel yang punya kepentingan," pungkasnya.

Oleh karena itu, lanjut Nanang, pihaknya meminta kepada masyarakat agar membuka kembali akses truk sampah dari Tangsel yang akan masuk ke TPA Cilowong dengan beberapa persyaratan yang sudah disepakati bersama.

"Yakni truk sampah harus rapih dan tidak boleh berceceran dan diangkut di malam hari. Kalau ada yang melanggar itu, silahkan masyarakat bisa menyuruh mereka balik lagi. Tapi jangan sampai anarkis," jelasnya.

Dana kompensasi itu, lanjut Nanang, akan diberikan kepada 21 RT di kelurahan Cilowong dengan nominal yang berbeda-beda. Untuk dua RT di kampung Cikoak, yang merupakan paling dekat dengan TPA akan mendapat kompensasi sebesar Rp 180 juta/RT.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler