Warga Pandeglang Wajib Bisa Berbahasa Indonesia yang Baik dan Benar, Kalau Tidak, ini Risikonya!

Rabu, 27 Oktober 2021 22:41 WIB

Share
Kantor Bahasa Provinsi Banten (KBPB) menggelar sosialisasi bahasa Indonesia yang baik dan benar serta hukum di Kabupaten Pandeglang bertempat di Hotel S'rizki, Pandeglang, Rabu (27/10/2021).(ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID  – Kantor Bahasa Provinsi Banten (KBPB) menggelar Sosialisasi Bahasa dan Hukum di Kabupaten Pandeglang bertempat di Hotel S'rizki, Pandeglang, Rabu (27/10/2021). 

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Halimi Hadibrata mengatakan, kegiatan sosialisasi bahasa dan hukum ini bertujuan agar masyarakat Pandeglang dan unsur perangkat daerah bisa mengetahui bahwa di Kantor Bahasa Provinsi Banten terdapat sebuah layanan bahasa hukum.

Keberadaan KBPB ini untuk memberikan keterangan ahli bahasa di peradilan dan bantuan bahasa hukum untuk penyusunan peraturan daerah atau perundang-undangan.

"Saat ini banyak persoalan yang dialami masyarakat terkait sengketa bahasa yang digunakan dalam bermedia sosial. Sehingga pengunaan bahasa yang tidak benar bisa membawa berbagai persoalan. Dia ntaranya menyangkut unsur penghinaan, pencemaran nama baik dan lain sebagainya. Maka dari itu berbahasa harus benar. Karena jika penggunaan tata bahasa yang tidak benar dapat berisiko konsekuensi hukum, “ucap Halimi.

Dirinya pun berharap, sosialisasi bahasa dan hukum ini dapat meningkatkan kesadaraan masyarakat dalam menggunakan bahasa yang baik di media sosial.

“Dengan adanya sosialisasi bahasa dan hukum ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat  dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik serta bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan unsur perangkat daerah yaitu bagaimana penggunaan tata bahasa yang benar sesuai dengan aturan, “ terangnya. 

Sementara itu, Pj.Sekretaris daerah Kabupaten Pandeglang Taufik Hidayat mengatakan, dalam berbahasa tentu saja harus memperhatikan penggunaan tata bahasa yang benar. Sehingga tidak menimbulkan berbagai permasalahan di kemudian hari.

Ia pun mengimbau kepada warga Pandeglang khsusunya golongan milenial untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dalam bermedia sosial.

“Penggunaan bahasa yang benar dalam bermedia sosial maupun sehari-hari harus betul-betul diperhatikan. Karena jika salah saja dalam penggunaan bahasa akan berdampak pada persoalan yang berujung pada permasalahan hukum. Maka dari itu saya mengimbau kepada masyarakat agar penggunaan bahasa dalam bermedia sosial maupun percakapan sehari-hari harus menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, “ujarnya.

(Yusuf Permana)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler