Pilkades Kabupaten Serang Digelar 31 Oktober, Sekda Ingatkan Calon Kades dan Timses Harus Siap Menang dan Kalah 

Rabu, 27 Oktober 2021 22:31 WIB

Share
Sekda Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri meminta kepada cakades dan timses harus siap menang dan kalah dalam pertarungan pilkades serentak mendatang.(ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengimbau kepada para calon kepala desa (cakades) dan tim sukses (timses) harus siap menerima kemenangan maupun kekalahan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 31 Oktober 2021. 

Sehingga, pada gelaran pesta demokrasi di tingkat desa itu tidak terjadi perpecahan atau permusuhan antarmasyarakat.

"Pilkades tetap dilaksanakan tanggal 31 Oktober. Pokoknya seluruh calon kepala desa tim sukses harus siap menang dan harus siap kalah. Siapa pun yang terpilih itulah yang terbaik di desa itu,. Harus didukung, tidak boleh ada perpecahan," tegas Entus melalui keterangan tertulisnya, Rabu (27/10/2021).

Bahkan, Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Serang ini memastikan melakukan pengamanan khusus atas pemetaan desa yang melaksanakan pilkades rawan akan konflik dengan melibatkan unsur Polri dan TNI.


 "Untuk desa-desa yang rawan sudah dipetakan. Nanti makanya dalam pilkades ini kita melibatkan unsur Polri, TNI bisa membantu kami memetakan mana-mana desa di anggap rawan. Ibu Bupati Serang juga pada saatnya pilkades memerintahkan kepada seluruh kepala OPD beserta jajaran melakukan monitoring ke desa-desa yang melaksanakan pilkades. Kita akan melakukan upaya yang terbaik supaya menjaga kondusifitas daerah kita," ungkap Entus.

Selain itu, Entus menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan (Dinkes), para camat dan seluruh pihak yang membantu dalam percepatan vaksinasi di 144 desa yang akan melaksanakan pilkades serentak. 

"Tetapi apabila sampai dengan 31 Okotber masih ada warga yang belum divaksin itu tidak menghilangkan hak demokrasinya. Tetap harus diberikan kesempatan memberikan hak suara di dalam pilkades ini," katanya.

Entus berharap, dengan masih adanya waktu jika warga, pelaksana pilkades seperti panitia, calon kades diharapkan mereka sudah divaksin.

"Kecuali bagi pemilih kalau sampai batas waktu terakhir masih ada yang belum di vaksin, sekali lagi saya tegaskan tidak menghilangkan hak poliktiknya," tandasnya.

Sedangkan terkait politik uang yang dilakukan para calon kades, Entus berharap tidak terjadi di Pilkades Serentak di Kabupaten Serang. Artinya, pesta demokrasi harus dimaknai bahwa masyarakat ini punya kesempatan untuk menentukan pimpinan di tingkat desa sesuai dengan aspirasinya, sesuai dengan penilaiannya mana yang terbaik menurut masyarakat jangan di dasarkan pada hal-hal lain. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler