Kepala Desa Sodong Pandeglang dan Anak Diringkus Polisi, Sudah Jadi Tersangka, Terkait Apa?

Rabu, 27 Oktober 2021 14:45 WIB

Share
Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga saat menggelar konfersi pers di Mapolres Pandeglang. (foto: yusuf)

PANDEGLANG,POSKOTA.CO.ID-- SJ (54), Kepala Desa (Kades) Sodong, dan anaknya YP (29) Kaur Keuangan atau Operator Desa Sodong diringkus Satreskrim Polres Pandeglang Polda Banten. 

Mereka diringkus dalam kasus dugaan korupsi program Dana Desa (DD) TA. 2019 senilai Rp400 juta lebih.

Penangkapan bermula SJ (54), Kepala Desa Sodong pada tanggal 22 April 2020 diduga korupsi dana desa sebesar Rp. 418.134.664,43.- dan penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 25 saksi, termasuk saksi ahli yang mengaudit tentang spesifikasi bangunan.

Juga, hasil pemeriksaan tersebut YP (29) Kaur Keuangan atau Operator Desa Sodong yang merupakan anaknya.

Pada tanggal 21 Juli 2021, mereka ditetapkan menjadi tersangka korupsi dana desa tersebut.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga didampingi Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah menjelaskan awalnya Desa Sodong Kecamatan Saketi menerima Dana Desa (DD) dari APBN Melalui APBD Pandeglang TA. 2019 sebesar Rp. 772.834.000,-.

Dana tersebut diperuntukan untuk pembangunan Desa.

Selanjutnya, kata Kabid, YP (29) Kaur Keuangan atau Operator Desa Sodong melakukan pengajuan proposal pengajuan dana tersebut.

“Dana sesuai proposal pengajuan Dana Desa (DD) TA. 2019 yang digunakan atau Realisasi pengajuan dana desa hanya sebesar Rp. 354.413.135,57, untuk sisanya tidak digunakan sesuai Proposal dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa TA. 2019 sebesar Rp. 418.134.664,43,-" kata Shinto Silitonga saat melakukan konfersi pers di Mapolres Pandeglang, Rabu (27/10/2021).

Menurut Kabid Humas, bukannya digunakan untuk pembangunan desa, uang senilai ratusan juta itu malah diduga digunakan Kepala Desa dan anaknya untuk kepentingan pribadi.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler