Kacau, Begini Modus Kades Sodong dan Anaknya di Pandeglang Hingga Diringkus Polisi

Rabu, 27 Oktober 2021 15:05 WIB

Share
Polres menggelar konferensi pers di Mapolres Pandeglang. (foto: Yusuf)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID-- Satreskrin Polres Pandeglang telah menangkap Kepala Desa (Kades) Sodong, dan anaknya YP (29) yang menjabat sebagai Kaur Keuangan atau Operator Desa Sodong.

Sebelumnya, mereka telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana desa.

Polisi membongkar kasus tersebut.

'Tektok' alias kerjasama Ayah dan Anak ini diduga telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 418.134.664,43.

Dana Desa (DD) itu tahun anggaran 2019 silam.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengungkapkan, modus korupsi yang dilakukan Ayah dan Anak ini dengan cara melakukan pembangunan fisik tidak sesuai dengan spesifikasinya.

Hal ini sesuai dengan keterangan ahli audit bangunan dari akademisi.

Dari total DD sebesar Rp 772.834.000, kedua pelaku hanya merelasasikan dana sebesar Rp. 354.413.135,57 saja. Sementara, sisanya yakni Rp. 418.134.664,43 diduga digunakan untuk keperluan pribadi.

"Tersangka bahkan mengalihkan penggunaan anggaran untuk program pemberdayaan desa, pembinaan desa dan modal Badan Usaha Milik Desa (BUM Des)," ujar Shinto.

Adapun barang bukti penangkapan, Shinto Silitonga menjelaskan yaitu berupa Surat Perintah Tugas melaksanakan fasilitas proposal pengajuan Dana Desa, Dokumen Realisasi Pelaksanaan APBD Pemerintah Desa Sodong TA. 2019, dan Laporan Realisasi Anggaran.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler