Ini Alasan Pemkab Lebak Pilih Rumah Jayabaya Untuk Kumpulkan Ratusan Cakades

Selasa, 19 Oktober 2021 18:42 WIB

Share
Ratusan cakades saat deklarasi damai di Hanggar Rumah Jayabaya, Warunggunung. (foto: Yusuf)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID-- Kehadiran 800 Calon kepala desa (Cakades) di rumah tokoh masyarakat Mulyadi Jayabaya alias JB pada Senin (18/10/2021) masih menjadi sorotan publik.

Bahkan, para aktivis yang tergabung dalam PMII Lebak menuding pelaksanaan deklarasi damai di rumah mantan Bupati Lebak itu terdapat unsur kepentingan khusus hingga politisasi.

Namun, tudingan itu dibantah mentah-mentah oleh Pemda Lebak.

Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kersa Pemerintah Daerah (Pemda) Lebak, Alkadri mengatakan, kegiatan tersebut tidak menyangkut kepentingan siapapun.

Namun merupakan hasil diskusi dan persetujuan dari seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lebak.

"Deklarasi itu merupakan hasil diskusi kami dan kesepakatan unsur Forkopimda. Jadi bukan keingginan pribadi Bupati atau pak Sekretaris Daerah (Sekda) saja, namun persetujuan semuanya. Karena pada saat deklarasi itu ada arahan-arahan khusus dari Bupati, pak Kapolres dan Ibu Kejari," kata Alkadri, Selasa (19/10/2021).

Alkadri mengungkapkan, pemilihan tempat di Rumah JB itu dilakukan karena pihaknya ingin menghadirkan seluruh Cakades yang nantinya akan berpartisipasi dalam Pilkades serentak di 265 Desa pada 24 Oktober 2021 nanti.

Katanya, jumlah Cakades yang mencapai 846 orang itu sendiri tidak dapat ditampung oleh tempat biasa.

Namun membutuhkan tempat yang dapat menampung lebih dari 2.000 orang sekaligus.

"Untuk acarakan harus 50 persen dari kapasitas normal, jika cakades dan tamu undangan lainnya ada 900 orang lebih. Maka perlu tempat yang bisa menampung 2000 orang sekaligus. Karena, protokol kesehatan seperti jaga jarak harus tetap diterapkan," katanya.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler