Pemerintah Batasi Distribusi Pupuk Kimia, Para Petani Diminta Pakai Pupuk Organik Hayati 

Kamis, 14 Oktober 2021 16:07 WIB

Share
Persawahan di Lebak, petani mengeluh harga gabah murah. (yusuf)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Dikarenakan saat ini pemerintah sudah mulai membatasi pendistribusian pupuk kimia, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang akan mendorong penggunaan pupuk organik hayati kepada para petani.

Kepala Distan Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana mengatakan, pupuk organik ini memiliki keunggulan yang bisa menambah kesuburan tanah. Karena mengandung bakteri yang bisa mengurai tanah dan memberikan bahan-bahan yang dibutuhkan oleh tanaman. 

"Pupuk organik ini kalau untuk skala petani kita bisa buat sendiri. Cuma kalau skala besar perlu sentuhan teknologi, tapi tidak serumit atau semahal pupuk kimia," ujarnya kepada wartawan, Kamis (14/10/2021).

Oleh karena itu, Zaldi mendorong para petani agar menggunakan pupuk organik untuk tanaman miliknya. Karena sekarang ini pemerintah mulai membatasi penggunaan pupuk kimia untuk para petani. 

Menurut Zaldi, trennya pupuk kimia ini untuk memenuhi kebutuhan industri pertanian. Sedangkan untuk subsidi, karena anggaran pemerintah semakin berkurang, sehingga nilai yang bisa disubsidi semakin kecil. "Tapi kalau dijual ke free market jauh lebih besar, " tuturnya. 

Namun kata Zaldi agar semua petani dapat beralih ke pupuk hayati perlu gencarnya penyuluhan dan petani melihat bukti bahwa dengan menggunakan pupuk hayati produktivitas meningkat. 

"Kalau mau cara cepat (petani beralih ke pupuk hayati) ya tadi hilangkan pupuk subsidi, jadi nanti petani akan mencari pupul hayati yang lebih murah," katanya. 

Disinggung terkait produksi pertanian padi di Kabupaten Serang tahun 2021 ini, kata Zaldi sampai Desember diperkirakan mencapai 530 ton gabah. "Itu kita ada surplus setara beras 80.000 sampai 90.000 ton," imbuhnya.

(Rahmat Haryono)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler