Massa Aksi Mahasiswa Soroti Penggunaan Anggaran Pemprov di Akhir Periode Jabatan WH-Andika

Kamis, 14 Oktober 2021 15:22 WIB

Share
Puluhan Mahasiswa menggelar aksi menyoroti Penggunaan Anggaran Pemprov di Akhir Periode. (foto: Luthfi)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) dan Komunitas Soedirman (KMS) 30 Cabang Serang melakukan aksi unjuk rasa.

Unjuk rasa digelar di depan gedung DPRD Provinsi Banten, Kamis (14/10/2021). 

Dalam aksi itu mereka menyoroti terkait penggunaan anggaran APBD Pemprov Banten tahun 2022.

Mahasiswa mengingatkan anggaran rentan dijadikan bancakan oleh para pejabat tinggi, terlebih tahun 2022 merupakan masa akhir jabatan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dan Andika Hazrumy. 

Ketua Kumala Serang Misbah menginginkan APBD tahun 2022 untuk memperbaiki sektor ekonomi. 

"Lalu kemudian memperbaiki infrastruktur, mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan lalu kemudian meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul," katanya. 

Kemudian, lanjutnya, untuk membangun sarana prasarana tingkat kesehatan dan pendidikan.

Berdasarkan apa yang ditemukan di lapangan, Misbah mengaku para guru tingkat SMA tidak mendapatkan bantuan kuota internet dari Pemprov Banten selama pembelajaran daring yang dilakukannya. 

"Ada juga bantuan dari pusat dan Kabupaten/Kota. Tapi kalau dari Provinsi tidak ada. Ini kan ironi," pungkasnya. 

Selanjutnya, terkait dengan pembangunan USB yang menjadi salah satu target RPJMD Gubernur yang sampai sekarang masih jauh panggang dari api. 

Halaman
1 2 3
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler