Mantan Kepsek SMKN 53 dan Mantan Kasudin Pendidikan Maling Dana BOS dan BOP Ditahan Kejari Jakarta Barat 

Kamis, 14 Oktober 2021 22:46 WIB

Share
Kajari Jakbar menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi dana BOS dan BOP di SMKN 53 Jakarta Barat yang merupakan mantan Kepala Sekolah bernama Widodo dan mantan Staf Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Muhamad Faisal. (Ist)

"Tim penyidik masih tetap melakukan pendalaman guna menemukan fakta baru dan akan terus menggali apakah ada keterlibatan oknum atau pejabat lainnya, dan tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan," urainya.

Kedua tersangka Widodo dan Muhamad Faisal dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah Undang-undang RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Jakarta Barat mengungkap kasus korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) yang dilakukan oleh salah satu oknum kepala sekolah dan mantan Staf Sudin Pendidikan Jakarta Barat I.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Dwi Agus Afrianto mengatakan bahwa total dana BOP dan dana BOS yang disalahgunakan mencapai Rp7,8 Miliar.

"Hasil gelar perkara telah tentukan dua tersangka pertama W, mantan Kepala Sekolah SMK 53 Jakarta Barat. Kedua MF, staf Sudin Pendidikan Jakarta Barat I," ujarnya di Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Dana BOP dan dana BOS yang disalahgunakannya itu seharusnya diperuntukan untuk keperluan operasional SMK Negeri 53 Jakarta Barat tahun anggaran 2018.

Adapun, rincian dana operasional yang disalahgunakan ialah dana BOS sebesar Rp1,3 Miliar dan dana BOP sebesar Rp 6,5 Miliar lebih. 
(Pandi)

Halaman
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler