Mabes Polri Sebut Brigadir NP Smackdown Mahasiswa Pendemo di Tangerang Tidak Sesuai SOP 

Kamis, 14 Oktober 2021 20:57 WIB

Share
Hasil tangkapan layar saat oknum polisi memiting leher kemudian membanting seorang mahasiswa pendemo.(ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Oknum Polisi Brigadir NP membanting alias Mensmackdown mahasiswa bernama Muhammad Faris  yang berdemo di depan Kantor Bupati Tangerang, Banten, tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menuturkan, pihaknya sudah menyerahkan kasus tersebut ke Propam Polda Banten.

"Atas perintah Kapolda, yang bersangkutan atas nama Brigadir NP kasus diambilalih oleh Propam Polda Banten," ucap Ramadhan Kamis (14/10/2021).

Ramadhan mengatakan, tindakan yang dilakukan Brigadir NP tidak sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP) dalam penanganan aksi unjuk rasa. Atas perbuatannya oknum polisi itu akan dikenakan sanksi tegas sesuai undang-undang.

"Hal ini bentuk ketegasan Kapolda Banten dalam menyikapi perilaku anggota yang menjalankan tugas tidak sesuai SOP yang berlaku di lingkungan Polri. Tidak sesuai dengan SOP bagaimana penanganan aksi unjuk rasa," katanya.

"Tentu atas perbuatannya, kapolda akan memberikan sanksi sesuai UU," tuturnya.

Selain itu, Ramadhan membeberkan bahwa Kapolda Banten telah memperintahkan Kabiddokkes untuk melakukan check up korban MFA. Selanjutnya, korban MFA akan dimintai keterangan sebagai saksi.

"Kemudian terhadap korban mahasiswa atas nama MFA, Kapolda telah memerintahkan Kabiddokkes Polda Banten untuk kembali melakukan checkup kesehatan tadi pagi. Tentu ini untuk memastikan kondisi kesehatan mahasiswa tersebut. Nanti jika sudah sehat, rekan MFA akan diminta keterangan sebagai saksi korban dalam penanganan pelanggaran yang dilakukan anggota tersebut," ujarnya.

Ramadhan meminta masyarakat percaya terhadap penanganan yang sedang dilakukan. "Tentu kami akan melakukan proses ini sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Polda banten meyakinkan bahwa penanganan terhadap anggota yang tidak menjalankan tugas sesuai prosedur akan ditindak dengan tegas," tuturnya. 
(Novriadji Wibowo)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler