Dipagar Besi oleh Sekelompok Orang, Ibu ini Susah Masuk Rumahnya Sendiri  

Kamis, 14 Oktober 2021 22:35 WIB

Share
Kartika (54) pemilik rumah yang rumahnya dipagar oleh sekelompok orang. (Foto: Pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ibu-ibu di Kampung Basmol, Kembangan Utara, Jakarta Barat, protes dengan sekelompok orang lantaran telah memasang pagar tepat di salah satu rumah warga. Menurut pemilik rumah, Kartika (54), pemasangan pagar tersebut telah dilakukan beberapa orang sejak Senin (11/10/2021).

Karena pemagaran itu, anaknya yang tinggal di rumah tersebut tidak bisa masuk ke dalam rumah. Bahkan anaknya sampai menangis karena ketakutan. "Kan bapak di Kalimantan, nah saya di Cidahu. Tau-tau udah pada diri ini besi. Rumah saya udah dicongkelin, udah ditutup. Anak saya aja enggak bisa masuk. Motor enggak bisa masuk dititipin di sebelah," ujarnya saat ditemui, Kamis (14/10/2021).

Secara terpisah, suami Kartika, Adi Ribai (59) mengatakan, tanah tersebut merupakan tanah milik PT Antar Kota yang difungsikan untuk fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).

"Jadi memang rumah yang saya tinggali sampai ke belakang sana itu tanah fasum fasos milik PT Antar Kota," ujarnya melalui sambungan telepon.

Menurut dia, tanah yang diklaim milik seseorang bernama Petrus itu salah sasaran. Tanah yang dimaksud Petrus adalah tanah yang berada di sebelah Barat.

"Itu tanah milik PT Antar Kota. Awalnya fasos fasum lahan jalur hijau. Di situ tidak bisa bangun permanen, nah ada oknum yang menjual belikan tanah itu pakai girik orang lain. Artinya berdekatan memang awalnya blok itu sama persilnya," urainya.

Atas kejadian itu, Adi khawatir nantinya tanah tersebut malah diambil oleh oknum-oknum nakal mafia tanah.

Pantauan Poskota.co.id di lokasi, rumah tersebut terletak di perkampungan di kawasan Kampung Basmol, Kembangan, Jakarta Barat.

Rumah dengan pintu berwarna hijau perpaduan putih itu, nampak dari depan memiliki luas sekitar 10×8 meter.

Rumah tersebut seperti terlihat rumah kontrakan dan ditinggali oleh satu keluarga.Di rumah tersebut nampak terlihat besi-besi bangunan yang sudah terpampang. Bahkan sudah ada besi yang menancap di tanah.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler