Struktur Pengalokasian APBD Banten 2022 Berbasis Pembangunan Kewilayahan

Rabu, 13 Oktober 2021 08:41 WIB

Share
Gubernur Banten mengungkapkan kegembiraannya mendengar Bank Banten dapat suntikan dana segar dari penjualan saham sebesar 23 miliar.(Foto: Luthfillah)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Pola struktur pengalokasian APBD Provinsi Banten TA 2022 berbasis pembangunan kewilayahan.

Tahun anggaran tersebut merupakan akhir tahun jabatan pasangan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy Periode 2017-2022.

Demikian dilakukan dalam upaya untuk pemerataan pembangunan di setiap wilayah dengan melihat kemampuan keuangan Pemprov Banten.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengatakan, pengalokasian anggaran dan kegiatan pada APBD 2022 harus konsisten dengan pendekatan kewilayahan.

"Hal itu dilakukan semata untuk sebuah pemerataan pembangunan," kata WH, Selasa (13/10/2021).

WH mengungkapkan, untuk pembangunan wilayah Tangerang Raya ia alokasikan sebesar Rp2,05 triliun lebih. Untuk wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon sebesar Rp1,17 triliun, dan ntuk wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang sebesar Rp674,3 miliar.

"Anggaran itu belum termasuk alokasi Bagi hasil pajak Provinsi untuk seluruh Kabupaten/Kota yang dialokasikan sebesar Rp2,7 triliun. Sedangkan untuk alokasi Bantuan Keuangan kepada Kab/Kota akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan dan prioritas pembangunan," ungkap Gubernur WH.

"Karena pada tahun 2022 nanti, kami akan menuntaskan pembangunan jalan mantap sepanjang 15 km lagi," pungkasnya.

Selain itu, lanjut WH, pada Tahun 2022 juga dianggarkan pembangunan jalan Lingkar Baros, pembebasan lahan ruas jalan Boru - Cikeusal, sebagian ruas jalan Pakupatan - Palima dan ruas jalan Tonjong - Banten Lama.

Gubernur WH juga menegaskan, alokasi belanja mandatory seluruhnya telah dapat dipenuhi dalam RAPBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2022.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler